Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berkas Perkara Augie Fantinus Dilimpahkan, Polisi Tunggu Penilaian Kejaksaan

Polda Metro Jaya menyatakan telah melimpahkan berkas perkara pencemaran nama baik atas nama Augie Fantinus Wijaya pada Selasa (6/11/2018).
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 07 November 2018  |  16:17 WIB
Augie Fantinus (kanan) - Instagram@augiefantinus
Augie Fantinus (kanan) - [email protected]

Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya menyatakan telah melimpahkan berkas perkara pencemaran nama baik atas nama Augie Fantinus Wijaya, Selasa (6/11/2018).

Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengungkapkan pada Rabu (7/11/2018) kini pihak kepolisian sedang menunggu penilaian dari kejaksaan perihal status kelengkapan berkas tersebut.

"Sudah kita kirim ke kejaksaan pada tanggal 6 November kemarin. Nanti kita tunggu penilaian dari jaksa. Apakah berkas itu dinyatakan lengkap atau belum. Kalau dinyatakan lengkap nanti jaksa menyatakan P21. Nanti tanggung jawab penyidik adalah mengirimkan tersangka dan barang bukti ke penuntut umum," ujar Argo.

Argo menyatakan tidak tertutup kemungkinan bahwa berkas tersebut akan dikembalikan dengan status P19 oleh kejaksaan.

"Kalau nanti ada kekurangan-kekurangan yang perlu dilengkapi, baik itu petunjuk materiil maupun formil, akan kita lengkapi. Baru setelah kita lengkapi, akan kita kirim kembali," tambah Argo.

Augie resmi dinyatakan sebagai tersangka sejak Jumat (12/10/2018) atas dugaan pencemaran nama baik institusi Kepolisian.

Videonya di sosial media Instagram yang menuduh oknum polisi merangkap sebagai calo tiket Asian Para Games membuat Augie dijerat dengan Pasal 27 juncto Pasal 45 UU ITE dengan hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda maksimal Rp1 Miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi pencemaran nama baik Asian Para Games
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top