Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dewan Ulama Senior Dukung Raja Soal Pengumuman Kematian Jamal Khashoggi

Dewan Ulama Senior Arab Saudi, Sabtu (20/10/2018) mendukung pernyataan Raja Salman tentang kematian jurnalis Jamal Khashoggi.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 20 Oktober 2018  |  16:57 WIB
Dewan Ulama Senior Dukung Raja Soal Pengumuman Kematian Jamal Khashoggi
Bendera Saudi Arabia berkibar di depan Konsulat Saudi di Istanbul, Turki (2/10/2018). - Reuters/Huseyin Aldemir
Bagikan

Bisnis.com, DUBAI – Dewan Ulama Senior Arab Saudi, Sabtu (20/10/2018) mendukung pernyataan Raja Salman tentang kematian jurnalis Jamal Khashoggi.

Badan pertimbangan agama tertinggi Arab Saudi itu mengatakan bahwa keputusan Raja terkait pengumuman kematian Jamal Khashoggi "mencapai keadilan dan kesetaraan sesuai dengan hukum Islam".

Pernyataan dukungan Dewan Ulama Senior Arab Saudi tersebut disampaikan kepada kantor berita SPA, seperti dikutip Reuters (20/10/2018).

Seperti diketahui, Arab Saudi akhirnya mengakui bahwa Khashoggi tewas dalam perkelahian di konsulat Istanbul. Pengakuan kematian Jamal Khashoggi, meski dengan sebab yang masih dipertanyakan, disampaikan Arab Saudi setelah dua minggu penyangkalan atas hilangnya Khashoggi.

Arab Saudi juga telah memecat lima pejabat atas insiden itu. Di antara pejabat yang dipecat terdapat dua pejabat tinggi negeri itu.

Media pemerintah Saudi mengatakan Raja Salman telah memerintahkan pemecatan Saud al-Qahtani dan Ahmed Asiri.

Qahtani adalah penasihat istana yang dianggap sebagai tangan kanan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Sedangkan Ahmed Asiri adalah Wakil Kepala Intelijen  negeri itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi wartawan dibunuh Jamal Khashoggi

Sumber : Reuters

Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top