Donald Trump Malas Olahraga, Kurang Tidur, Suka 'Junk Food'

Kabar berikut tingkah polah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump selalu menarik untuk disimak. Kali ini yang menjadi perhatian adalah kesehatan dan gaya hidupnya.
Renat Sofie Andriani | 13 November 2017 09:13 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA – Kabar berikut tingkah polah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump selalu menarik untuk disimak. Kali ini yang menjadi perhatian adalah kesehatan dan gaya hidupnya.

Presiden ke-45 AS ini diketahui gemar memakan junk food dan tidak terobsesi dengan olahraga kebugaran selain rutinitas golfnya. Sudah ada banyak artikel yang ditulis dan opini ditawarkan mengenai keadaan kesehatan Trump.

Kekhawatiran terbaru datang dari Greg Valliere, kepala pakar strategi global di Horizon Investments, yang kerap memberikan pandangannya tentang kinerja Wall Street dan Washington. Dalam risetnya, Valliere mengemukakan sejumlah kekhawatiran.

“Trump memiliki kelebihan berat badan setidaknya sekitar 22 kg,” ujarnya, seperti dikutip dari laman CNBC.

Dalam sebuah rekaman acara Dr. Oz yang dibuat pada masa kampanye kepresidenannya, Trump diketahui memiliki tinggi 6 kaki 3 inci dengan berat badan 107 kg. Angka ini menempatkannya tepat di perbatasan 'obesitas'.

Dengan indeks massa tubuh 29,5, Trump dinilai perlu menurunkan sekitar 16 kg untuk mendapatkan indeks massa tubuh yang normal.

Trump juga diketahui kurang suka berolahraga. Ia bahkan menggunakan kendaraan untuk melintasi lapangan golf dan harus bersusah payah mendaki bukit dalam agenda pertemuan G-10 terkini.

Sumber terkait mengatakan bahwa Trump memiliki kebiasaan diet yang buruk dan tidak pernah terlihat mengonsumsi sepotong buah pun. Trump cenderung memilih makanan seperti steak, cheeseburger, dan kentang goreng.

Presiden yang juga dikenal sebagai pengusaha berusia 71 tahun ini pun disebut hanya tidur selama empat jam semalam dan memiliki temperamen tinggi.

“Sepengetahuan kami, dia [Trump] belum mengalami masalah fisik selama lebih dari setahun, atau jika memang demikian, hasilnya belum diungkapkan,” kata Valliere.

"Kami terus berharap Donald Trump memiliki kehidupan yang panjang dan sehat. Namun begitu, ada tanda-tanda bahaya yang serius, dan kami harap Presiden dan keluarganya akan mengatasi itu,” imbuhnya.

Tag : Donald Trump
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top