Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HAJI 2017: Jemaah Haji Berangkat dari Madinah ke Mekkah Mulai 6 Agustus 2017

Kelompok terbang awal jamaah calon haji di Madinah, Saudi Arabia, masih melaksanakan Arbain, atau salah berjamaan secara berturut-turut 40 waktu salat di Masjid Nabawi, yang secara bertahap akan diberangkatkan ke Makah mulai 6 Agustus 2017.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 02 Agustus 2017  |  22:15 WIB
HAJI 2017: Jemaah Haji Berangkat dari Madinah ke Mekkah Mulai 6 Agustus 2017
Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyiapkan dokumen paspor dan visa jemaah calon haji. Ilustrasi - ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA-Kelompok terbang awal jamaah calon haji di Madinah, Saudi Arabia, masih melaksanakan Arbain, atau salah berjamaan secara berturut-turut 40 waktu salat di Masjid Nabawi, yang secara bertahap akan diberangkatkan ke Makah mulai 6 Agustus 2017.

Mereka adalah kelompok terbang (keloter) awal yang tiba secara bertahap di kota Madinah sejak 28 Juli 2017 yang rencana diberangkatkan secara bertahap dari Madinah menuju ke Makah Al Mukarramah sekitar 7-15 rombongan per sekali perjalanan.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah-Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Amin Handoyo, mengatakan pergerakan jemaah dari Madinah ke Makah dengan bus dijadwalkan akan dimulai pada 6 Agustus 2017.

“Proses pemberangkatannya dilakukan secara bertahap. Sebanyak 7-15 rombongan (keloter) akan diangkut sekali jalan," katanya di Daker Madinah, sebagaiaman yang dilansir situs Kementerian Agama, Rabu (2/8/2017).

Menurutnya, Daker Madinah akan mengeluarkan surat keterangan pemberangkatan jemaah dari Madinah ke Makah, seperti berita acara (bayan taqrir), yang sekaligus menandai bahwa jemaah sudah mendapat kepastian bus yang akan dinaiki, serta layanan hotel dan catering di Makah.

Dia menjelaskan timnya tengah menyelesaikan proses input data jemaah yang akan dibeangkatkan ke Makah melalui e-hajj. Sistem itu masih dalam tahap perbaikan sehingga memaksa petugas untuk bekerja ekstra keras.

"Ketika jemaah mau berangkat, kontrak bus, data perumahan di Madinah dan Makah harus diinput dan kemudian dikirim ke naqabah atau asosiasi transportasi haji, baru setelah itu jemaah diberangkatkan," ujarnya.

Amin mengatakan Daker Madinah juga harus memastikan seluruh paspor jemaah ada di muasasah adillah, dan paspor akan dibagikan kepada para jemaah saat berada di bus. Bagi jemaah yang sakit, paspornya harus diambil dan dibawa oleh petugas medis yang mendampingi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibadah Haji madinah
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top