PILPRES AMERIKA: Curhat Dicurangi, Trump Sebut Clinton Iblis

Awan gelap terlihat semakain menyelimuti retorika yang dilancarkan Donald Trump dalam kampanyenya setelah sebuah poling terbaru menunjukkan dia kalah terhadap rivalnya Hillary Clinton.
Juli Etha Ramaida Manalu | 02 Agustus 2016 14:23 WIB
Calon presiden AS Donald Trump. - REUTERS

Kabar24.com,JAKARTA - Awan gelap terlihat semakain menyelimuti retorika yang dilancarkan Donald Trump dalam kampanyenya  setelah sebuah poling terbaru menunjukkan dia kalah terhadap rivalnya Hillary Clinton.

Dia tidak ragu-ragu melontarkan kalimat pedas dalam kritiknya terhadap Senator dari Vermont, Bernie Sanders, yang mendukung Clinton

 “Dia membuat kesepakatan dengan iblis. Dia [Clinton] adalah iblis,” kata Trump dalam pidato kampanye di Pennsylvania seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (2/8/2016).

Trump yang telah menerima kritik bertubi-tubi akibat komentarnya mengenai keluarga seorang tentara Muslim Amerika  almarhum Kapten Humayun Khan juga memecat penasihatnya Ed Brookover pada Senin (1/8/2016), yang telah membantunya dalam perencanaan konvensi Partai Republik.

Brookover mengkonfirmasi terkait pemberhentiannya kepada pihak Bloomberg tetapi menolak berkomentar lebih jauh. Poling oleh CNN pada Senin menunjukkan Clinton memimpin dengan perolehan suara 52% dan Trump 43% setelah konvensi kedua partai. Beberapa jam setelah poling dirilis, Trump menyampaikan pada kerumunan orang di Columbus, Ohio, bahwa dia khawatir akan dicurangi dalam pemilu pada November nanti.

 “Saya khawatir pemilihan akan dicurangi, Saya haru jujur,” katanya.

Trump menyampaikan hal ini setelah sebelumnya dia mengkomplain terkait jadwal debat calon presiden.

Sumber : Bloomberg

Tag : Hillary Clinton, Donald Trump, bernie Sanders
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top