Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kampanye Capres AS: Bernie Sanders Diserang Empat Demonstran

Sedikitnya empat orang menaiki panggung ketika bakal calon presiden AS dari partai Demokrat Bernie Sanders berbicara dalam orasi kampanyenya di Oakland di mana para agen swasta berkerumun disekitarnya dan menahan para demonstran.nn
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 31 Mei 2016  |  14:41 WIB
Kampanye Capres AS: Bernie Sanders Diserang Empat Demonstran
Senator Bernie Sanders - Reuters/Katherine Taylor
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sedikitnya empat orang menaiki panggung ketika bakal calon presiden AS dari partai Demokrat Bernie Sanders berbicara dalam orasi kampanyenya di Oakland di mana para agen swasta berkerumun disekitarnya dan menahan para demonstran.

Beberapa agen dengan cepat membawa orang-orang itu menjauh sebelum mereka bisa mendekati kandidat dari partai Demokrat tersebut. Sebuah video yang dipublikasikan oleh CNN menunjukkan pidato Sanders sempat terganggu akibat insiden itu.

 “Kami tidak akan dengan mudah terintimidasi,” kata Sanders yang terlihat tidak terganggu dengan situasi tersebut seperti dikutip dari Reuters, (31/5/2016).

Tidak jelas berapa orang yang ditahan dan mengapa mereka melakukan protes. Pada video yang diunggah CNN, sedikitnya empat orang terlihat dibawa menjauh.

Sanders, yang merupakan senator dari Vermont ketinggalan jauh di belakang Hillary Clinton yang juga merupakan calon dari Partai Demokrat.

Pada Maret lalu, seorang pria juga menyerbu ke atas panggung ketika Donald Trump, calon presiden dari partai Republik, berpidato di Vandalia, Ohio.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemilu amerika serikat bernie Sanders

Sumber : Reuters

Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top