Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polda Metro Tarik Ribuan Senjata Api dari Peredaran

Pengawasan Senjata Api dan Bahan Peledak Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya menarik 1.428 pucuk senjata api dari peredaran pada tahun ini.
Novie Isnanda Pratama
Novie Isnanda Pratama - Bisnis.com 17 November 2015  |  11:45 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes (Pol) Khrisna Murti (kiri), bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Muhammad Iqbal (kedua kiri) memberi keterangan saat gelar perkara senjata api ilegal di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (15/11).  - Antara
Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes (Pol) Khrisna Murti (kiri), bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Muhammad Iqbal (kedua kiri) memberi keterangan saat gelar perkara senjata api ilegal di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (15/11). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pengawasan Senjata Api dan Bahan Peledak Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya menarik 1.428 pucuk senjata api dari peredaran pada tahun ini.

Kasubdit Wasendak Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya AKBP Suparmin mengatakan, senjata api yang disita merupakan senjata yang sudah habis masa izin penggunaannya dan senjata api ilegal yang beredar di masyarakat.

"Ada 1.428 senjata api yang sudah ditarik, baik yang ilegal maupun senjata api nonorganik milik TNI dan Polri yang sudah habis izinnya," ujar Suparmin di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/11/2015).

Menurut Suparmin, kepolisian telah melakukan pengawasan yang ketat terhadap peredaran senjata api. Namun, dia menegaskan bahwa pemilik senjata api yang telah habis masa pemakaiannya akan dikenakan sanksi administrasi.

Senpi yang masa izinnya sudah habis tidak dapat dikatakan senjata ilegal. Namun, para pemilik dikenakan sanksi administrasi, jelas Suparmin.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya menyita ratusan pucuk senjata ilegal yang beredar di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Minggu (15/11/2015).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengatakan, pihaknya telah melakukan razia senjata api ilegal dalam 3 pekan terakhir dan menyita ratusan air soft gun dengan gas CO2.

"Kami menyita 106 pucuk air soft gun yang dilengkapi peluru logam dan gas CO2. Ini dilarang undang-undang. Air soft gun dengan gas CO2 bisa mematikan juga," jelas Krishna, Minggu (15/11).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda metro jaya senjata api
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top