Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PM Libya Terima Ancaman Pembunuhan Kelompok Bersenjata

BISNIS.COM, TRIPOLI -- Sejumlah orang bersenjata yang menyamar sebagai personel keamanan menculik seorang pembantu utama Perdana Menteri Libya Ali Zeidan, kata satu sumber kabinet kepada AFP, SeniN (1/4/2013) Penculikan itu terjadi hanya beberapa jam
Endot Briliantono
Endot Briliantono - Bisnis.com 02 April 2013  |  02:31 WIB

BISNIS.COM, TRIPOLI -- Sejumlah orang bersenjata yang menyamar sebagai personel keamanan menculik seorang pembantu utama Perdana Menteri Libya Ali Zeidan, kata satu sumber kabinet kepada AFP, SeniN (1/4/2013)

Penculikan itu terjadi hanya beberapa jam setelah Zeidan mengumumkan anggota-anggota pemerintahnya dan mereka menerima ancaman pembunuhan.

"Penasihat dan kepala kantor perdana menteri diculik Minggu malam ketika ia berkendaraan menuju Tripoli" dari kota ketiga Libya, Misrata, kata sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya itu.

"Mobilnya ditemukan di Tajura (daerah pinggiran timur Tripoli)," kata sumber itu, dengan menambahkan bahwa Mohammed Ali al-Gattus "secara pasti dibawa ke sebuah pos pemeriksaan palsu".

Hanya beberapa jam sebelum penculikan itu, PM Ali Zeidan mengatakan, kabinetnya bekerja dalam "kondisi sangat sulit" dan sejumlah anggota pemerintahnya telah menerima "ancaman pembunuhan".

Menghadapi keadaan yang semakin tidak stabil, pemerintah baru Libya berjanji menangani secara tegas milisi-milisi yang tersisa dari pemberontakan bersenjata yang menggulingkan Presiden Muamar Gaddafi pada Oktober 2011.

Ketegangan meningkat antara pemerintah dan milisi-milisi itu selama beberapa pekan, setelah peluncuran operasi yang bertujuan menghalau kelompok bersenjata dari Tripoli, dimana mereka menduduki lebih dari 500 properti negara dan swasta.

Satu kelompok bersenjata yang menguasai sebuah penjara di Tripoli menyerbu kementerian kehakiman di ibu kota Libya itu pada Minggu.

Menteri Kehakiman Salah Margani mengatakan, serangan itu terjadi setelah milisi diperintahkan menyerahkan kendali atas penjara itu kepada pihak berwenang.

Pemerintah baru Libya hingga kini masih berusaha mengatasi banyaknya individu bersenjata dan milisi yang memperoleh kekuatan selama konflik bersenjata yang menggulingkan Gaddafi.

Gaddafi (68), pemimpin terlama di dunia Arab dan telah berkuasa selama empat dasawarsa dan bersikeras akan tetap berkuasa meski ia ditentang banyak pihak, diumumkan tewas oleh kelompok pemberontak Dewan Transisi Nasional (NTC) pada 20 Oktober 2011. (Antara/dot)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pm libya dan anggotanya diancam dibunuh kelompok bersenjataq

Sumber : Newswire

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top