Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rocky Gerung soal Politik Dinasti: Dinasti Itu Darahnya Biru, Bukan Darah Kotor

Sedang ramai persoalan politik dinasti yang dialamatkan kepada Presiden Joko Widodo dan keluarganya.
Pengamat politik Rocky Gerung saat memberikan paparan dalam diskusi yang bertajuk “Bonus Demografi dan Masa Depan Negeri” di Yokohama, Jumat. (ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu)
Pengamat politik Rocky Gerung saat memberikan paparan dalam diskusi yang bertajuk “Bonus Demografi dan Masa Depan Negeri” di Yokohama, Jumat. (ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu)

Bisnis.com, SOLO - Sedang ramai persoalan politik dinasti yang dialamatkan kepada Presiden Joko Widodo dan keluarganya.

Ade Armando bahkan diprotes warga Yogyakarta karena mengatakan politik dinasti itu ada di Yogyakarta. Sebab hanya wilayah ini yang Gubernurnya dipilih berdasarkan garis keturunan, bukan Pemilu.

Di sisi lain, warga Yogyakarta tak pernah ada masalah dengan hal tersebut lantaran ini merupakan bagian dari budaya yang adi luhung dan mereka percayai sejak sebelum Indonesia merdeka.

Sementara soal politik dinasti, Rocky Gerung mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Jokowi dan keluarganya belakangan ini tidak bisa disebut sebagai politik dinasti.

Sebab ketika berbicara tentang politik dinasti, Rocky mengatakan hal itu erat kaitannya dengan darah biru alias para bangsawan bukan darah kotor.

"Indonesia memang tak ada dinasti. Dinasti itu darahnya biru, yang sekarang bukan dinasti karena darahnya kotor," kata Rocky Gerung di sebuat acara yang dipimpin Karni Ilyas dan ditayangkan di YouTube.

Bukan tanpa alasan, Rocky Gerung kembali menyinggung soal politik dinasti tersebut untuk menjelaskan kepada anggota DPR RI, Andre Rosiade, tentang apa itu politik dinasti dengan apa itu pemimpin yang otoriter.

"Kebusukan kekuasaan bukan berasal dari penggunaan fisik tapi pada pengkhianatan, pada penipuan dan itu semua soft powernya Jokowi," kata Rocky Gerung.

Seperti diketahui, isu politik dinasti muncul setelah ada tiga nama orang dekat Jokowi yang menjadi aktor utama dalam pedebatan di negeri ini.

Pertama adalah Anwar Usman, adik ipar Jokowi yang dianggap melancarkan Gibran yang belum genap berusia 40 tahun untuk jadi Cawapres.

Kemudian adapula nama Kaesang yang baru terjun ke politik langsung bisa menjadi Ketua Umum PSI dan menjadi salah satu anggota termuda di Koalisi Indonesia Maju pimpinan Prabowo Subianto.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper