Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sekutu Mengutuk Serangan Mematikan Rusia di Oblast Kharviv Ukraina

Sekutu mengutuk serangan mematikan Rusia di Oblast Kharviv Ukraina.
Sebuah ledakan terlihat di langit di atas kota selama serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kyiv, Ukraina 30 Agustus 2023. REUTERS/Vladyslav Sodel TPX IMAGES OF THE DA
Sebuah ledakan terlihat di langit di atas kota selama serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kyiv, Ukraina 30 Agustus 2023. REUTERS/Vladyslav Sodel TPX IMAGES OF THE DA

Bisnis.com, JAKARTA - Gedung Putih, Uni Eropa, dan beberapa pemimpin Eropa mengutuk serangan rudal Rusia pada 5 Oktober di sebuah kafe di desa Hroza di Oblast Kharkiv yang menewaskan lebih dari 50 orang.

“Teror mengerikan Rusia terhadap penduduk sipil Ukraina tidak menunjukkan tanda-tanda mereda dan mencapai titik suram lainnya hari ini,” kata diplomat utama UE, Josep Borrell, dalam sebuah pernyataan.

“Serangan yang disengaja terhadap warga sipil adalah kejahatan perang. Pimpinan Rusia, semua komandan, pelaku, dan kaki tangan kekejaman ini akan dimintai pertanggungjawaban,” tambahnya.

Pasukan Rusia menyerang kafe ketika warga berkumpul untuk upacara peringatan, menewaskan 51 orang dan melukai enam lainnya, menurut informasi terbaru yang diterbitkan oleh Gubernur Oleh Syniehubov. Ada juga toko kelontong di gedung yang sama.

“Dapatkah Anda bayangkan berjalan ke toko kelontong bersama anak-anak Anda mencoba mencari tahu apa yang akan Anda buat untuk makan malam. Dan Anda melihat ledakan terjadi di mana banyak mayat berserakan dan itu mengerikan, sangat mengerikan bagi masyarakat. masyarakat Ukraina, untuk rekan-rekan Anda yang melaporkan hal ini di lapangan, dan untuk keluarga-keluarga ini," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre dalam konferensi pers.

“Dan ini lagi-lagi yang terus dibicarakan oleh presiden: kita harus terus mendukung rakyat Ukraina karena ini adalah kondisi mengerikan yang mereka alami setiap hari,” tutup Jean-Pierre.

Halaman
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rendi Mahendra
Editor : Rendi Mahendra
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper