Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pemilu 2024, AHY: KPU, Bawaslu, ASN, TNI-Polri Harus Netral!

AHY mengingatkan kepada para penyelenggara pemilu agar pesta demokrasi 2024 berlangsung dengan adil dan sportif.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambut Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di depan Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (22/2/2023). JIBI/Bisnis-Surya Dua Artha Simanjuntak.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambut Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di depan Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (22/2/2023). JIBI/Bisnis-Surya Dua Artha Simanjuntak.

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan kepada para penyelenggara pemilu agar pesta demokrasi 2024 berlangsung dengan adil dan sportif.

AHY berharap Pemilu 2024 berjalan sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan mengutamakan persaingan yang adil antar pesertanya.

Dia tak ingin adan intervensi pihak penguasa untuk mempengaruhi jalannya Pemilu 2024.

"Pemilu itu milik rakyat, yang berdaulat ialah rakyat. Jadi hak rakyat untuk memilih dan hak untuk dipilih jangan diganggu," ujar AHY saat menyampaikan pidato politik di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2023).

Dia ingin agar semua aparatur sipil negara (ASN) bertindak netral dalam menghadapi Pemilu 2024. Sedangkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) benar-benar independen sesuai tugasnya.

"Seluruh aparatur negara harus benar-benar netral, baik TNI-Polri, BIN, kejaksaan, dan lembaga penegak hukum lainnya serta badan usaha milik negara," ucap putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Jika itu terwujud, AHY yakin Pemilu 2024 akan berlangsung secara damai tanpa adanya kecurangan. Dengan begitu, semua pihak akan menerima apapun hasilnya.

Dia mengingatkan tanpa keadilan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, maka tak akan ada kedamaian.

"Intinya adalah hadirnya keadilan politik, itulah hukum yang berlaku. Ingat: no justice, no peace [tak ada keadilan, tak ada perdamaian]," ujar AHY.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper