Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Heboh Peneliti SSGEOS Prediksi Gempa M 8 Guncang Indonesia, Begini Reaksi BMKG

BMKG meminta masyarakat tidak mengkhawatirkan prediksi gempa besar M 8 di Indonesia pada Maret oleh peneliti SSGEOS.
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 07 Maret 2023  |  20:40 WIB
Heboh Peneliti SSGEOS Prediksi Gempa M 8 Guncang Indonesia, Begini Reaksi BMKG
Ilustrasi - Pemandangan unit perawatan intensif rumah sakit negara Iskenderun yang runtuh setelah gempa bumi di Iskenderun, distrik Hatay, Turki, Selasa (7/2/2023). REUTERS - Benoit Tessier

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan prediksi gempa besar pada awal Maret 2023 yang disampaikan peneliti Solar System Geometry Survey (SSGEOS) Frank Hoogerbeets.

Menurut Kepala Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, keberhasilan prediksi gempa bumi sering kali menjadi hal yang kebetulan saja. Sebab, hingga saat ini, belum ada teori yang akurat mengenai konsep prediksi gempa.

Dia mengatakan, seluruh hal yang berkaitan dengan seismologi seharusnya telah didasarkan pada konsep ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Saya seismologist, semua landasan berpikir berdasarkan konsep empirik yang jelas. Teori prediksi sangat banyak tapi yang valid belum ada," ujar Daryono ketika dihubungi Bisnis, Selasa (7/3/2023).

Sebelumnya, Frank Hoogerbeets menjadi perbincangan usai prediksinya terkait gempa bumi di Turki benar terjadi.

Frank lantas kembali menyampaikan prediksinya terkait potensi gempa bumi besar yang diperkirakan akan terjadi pada awal Maret 2023.

Dalam sebuah video yang diunggah pada 27 Februari 2023, dia menyebut bahwa akan ada beberapa peristiwa gempa bumi di atas 6 magnitudo pada minggu pertama Maret 2023.

Sejumlah wilayah Indonesia bahkan diprediksi akan diguncang gempa bumi berkekuatan di atas 7 bahkan 8 magnitudo, antara lain adalah Sulawesi, Halmahera, serta Laut Banda.

"Peristiwa seismik terbesar akan terjadi sekitar 3-4 Maret dengan beberapa peningkatan seismik pada 6-7 Maret yang bertepatan dengan Bulan Purnama. Sekali lagi, mungkin ada peristiwa [gempa] lebih dari 7, mungkin lebih dari 8 magnitudo," terangnya dikutip dari kanal YouTube SSGEOS, Selasa (7/3/2023).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa BMKG Gempa Turki
Editor : Nancy Junita

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top