Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

KPK Tak Paksakan Kasus Formula E Naik ke Penyidikan

KPK memastikan tidak akan memaksakan menaikkan status dugaan kasus korupsi ajang balap mobil listrik Formula E Jakarta,
Ilustrasi KPK
Ilustrasi KPK

Bisnis.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak akan memaksakan menaikkan status dugaan kasus korupsi ajang balap mobil listrik Formula E Jakarta, jika tidak menemukan bukti permulaan.

Seperti diketahui, dugaan kasus korupsi pada Formula E saat ini masih berada di tahap penyelidikan. Artinya, tim penyidik KPK belum menetapkan adanya tersangka dalam dugaan kasus tersebut.

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak mengatakan bahwa pimpinan KPK tidak akan memaksa menaikkan perkara tersebut ke penyidikan apabila tanpa dasar yang kuat.

“Tidak ada bilang keinginan. Satu perkara dilihat dari apakah memang itu satu tindak pidana. Pimpinan tidak bisa memaksakan satu perkara harus naik tanpa ada dasar dan alasan yang cukup,” ujar Johanis usai konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (25/1/2023).

Dia pun masih belum banyak bicara mengenai kasus tersebut lantaran masih di tahap penyelidikan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pun juga disebut belum bisa mengusut tentang dugaan kerugian negara, lantaran belum ada perintah penyidikan.

Mantan Direktur Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung itu pun menegaskan apabila penyidik tidak menemukan bukti permulaan korupsi pada ajang Formula E, maka perkara tidak akan dinaikkan ke penyidikan.

“Tidak ditingkatkan ke penyidikan [apabila tidak ada bukti permulaan],” ucapnya.

Adapun Formula E Jakarta telah digelar pada 4 Juni 2022, di Jakarta International e-Prix Circuit, Ancol. Buntut dari dugaan kasus tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat diperiksa oleh KPK sebagai saksi selama 11 jam, Rabu (7/9/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Dany Saputra
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper