Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Joe Biden Janji Kirim 100 Kendaraan Lapis Baja Stryker ke Ukraina

Joe Biden berencana mengirim senjata ke Ukraina saat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenksy mencari bantuan dari sekutu.
Erta Darwati
Erta Darwati - Bisnis.com 19 Januari 2023  |  20:25 WIB
Joe Biden Janji Kirim 100 Kendaraan Lapis Baja Stryker ke Ukraina
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berbicara melalui tautan video di Davos pada 18 Januari 2023. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berencana mengirim senjata ke Ukraina saat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenksy berupaya mencari bantuan dari sekutu.

AS berniat mengirim sekitar 100 kendaraan lapis baja Stryker dalam paket bantuan militer selanjutnya ke Ukraina yang mencapai US$2,5 miliar seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (19/1/2023).

Pihaknya bersiap mengirim paket itu sebagai bagian bantuan dari sekutu barat untuk Ukraina yang ditetapkan pada Jumat (20/1/2023).

Rencana itu muncul ketika pejabat Ukraina, termasuk Presiden Zelensky, mendesak sekutu untuk menyediakan lebih banyak tank tempur, artileri, dan sistem rudal jarak jauh untuk membantu mengusir invasi Rusia.

Ukraina mendesak sekutu Barat pada Kamis (19/1/2023) untuk bergegas memasok tank dan pertahanan udara ke Kyiv.

Kepala Administrasi Kepresidenan Ukraina, Andriy Yermak mengatakan bahwa negaranya saat ini tak memiliki waktu.

"Kami tidak punya waktu, dunia tidak punya waktu saat ini," kata Andriy Yermak di aplikasi Telegram, seperti dilansir dari CNA, Kamis (19/1/2023).

Dia mengatakan bahwa pasokan itu bertaruh dengan nyawa warga Ukraina di garis depan atas lambatnya diskusi di Ibu Kota asing.

"Kami membayar kelambatan dengan nyawa rakyat Ukraina kami. Seharusnya tidak seperti itu," tambahnya.

Sekutu Barat bertemu di Pangkalan Udara Ramstein Jerman pada Jumat (20/1/2023), dengan fokus pada Berlin yang akan mengizinkan tank tempur Leopard 2 dipasok ke Kyiv untuk membantu mengusir pasukan Rusia.

“Masalah tank untuk Ukraina harus ditutup secepat mungkin. Sama seperti pertanyaan tentang sistem pertahanan udara tambahan,” lanjut Yermak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Joe Biden Perang Rusia Ukraina Volodymyr Zelensky tank
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top