Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ukraina Terima Bantuan US$100 Juta dari Norwegia untuk Pulihkan Sistem Energi

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengatakan Norwegia memberikan bantuan sebesar US$100 juta untuk memulihkan energi di negaranya.
Erta Darwati
Erta Darwati - Bisnis.com 11 Desember 2022  |  12:41 WIB
Ukraina Terima Bantuan US$100 Juta dari Norwegia untuk Pulihkan Sistem Energi
Pembangkit listrik di pinggiran Chisinau, Moldova, pada 16 November 2022. Pemadaman listrik besar-besaran yang untuk sementara melanda lebih dari setengah lusin kota di Moldova minggu ini setelah pengeboman besar-besaran Rusia di Ukraina. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada Sabtu (9/12/2022) bahwa Norwegia memberikan bantuan sebesar $100 juta untuk memulihkan energi di negaranya.

Zelensky menyatakan bahwa bantuan dari Norwegia tersebut meliputi bantuan untuk militer, ekonomi, politik dan bantuan kemanusiaan, serta pembelian gas Ukraina.

"Kami berterima kasih kepada mitra kami di Norwegia karena menyediakan $100 juta untuk pemulihan infrastruktur kami," kata Zelensky di Twitter.

Sebelumnya, Norwegian telah menyediakan dana sebesar $15 untuk melatih tentara Ukraina untuk siap menghadapi perang, seperti dilansir dari TASS, Minggu (11/12/2022).

Selain itu, Kementerian Pertahanan Norwegia telah melaporkan rencana untuk tahun 2023 yang akan datang.

Otoritas Norwegia bermaksud untuk menggandakan jumlah instruktur militer untuk pasukan Ukraina, dari 75 menjadi 150 instruktur.

Adapun sebelumnya, Walikota Kyiv, Vitali Klitschko pada Rabu (7/12/2022) memperingatkan terkait kiamat yang mungkin akan terjadi di Ibukota Ukraina pada musim dingin saat ini jika serangan Rusia terus berlanjut.

"Kyiv mungkin kehilangan listrik, air, dan pasokan panas. Kiamat mungkin terjadi, seperti di film-film Hollywood, ketika tidak mungkin tinggal di rumah karena suhu rendah," kata Klitschko.

Adapun Klitschko menyampaikan bahwa pihaknya terus berjuang melakukan semua upaya yang bisa dilakukan agar kiamat di Ukraina tidak terjadi.

"Tapi kami berjuang dan melakukan semua yang kami bisa untuk memastikan bahwa ini tidak terjadi," lanjutnya.

Lebih lanjut, Klitschko mengatakan bahwa kini di ibu kota kekurangan tempat penampungan dengan pemanas yang cukup untuk menampung 3,6 juta penduduk jika terjadi pemadaman total.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Perang Rusia Ukraina Ukraina Volodymyr Zelensky Rusia norwegia
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top