Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ferdy Sambo Keceplosan Mengaku Menembak Punggung Brigadir Yosua?

Beredar video yang menyebutkan jika Ferdy Sambo keceplosan mengaku telah menembak punggung Brigadir Yosua
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua atau Brigadir J, Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/10/2022). JIBI/Bisnis - Lukman Nur Hakim
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua atau Brigadir J, Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/10/2022). JIBI/Bisnis - Lukman Nur Hakim

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam sidang lanjutan persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (8/12/2022), Ferdy Sambo diduga keceplosan mengaku ikut menembak Yosua.

Momentum saat Sambo keceplosan ikut menembak Yosua itu terjadi ketika jaksa penuntut umum menunjukkan sejumlah barang bukti ke depan majelis hakim.

Pengacara Richard Eliezer dan Ferdy Sambo lantas mendekat ke arah jaksa penuntut umum yang memegang barang bukti pistol jenis HS milik Sambo.

“Apakah ini pistol Saudara?” tanya jaksa yang dijawab ‘iya’ oleh Ferdy Sambo seperti dilansir dari kanal Youtube Kompas TV, Jumat (9/12/2022).

“Apakah ini yang saudara tembakan ke punggung?” pertanyaan jaksa yang belum selesai langsung disahut Sambo.

"Yosua, iya,” ujar Sambo.

Potongan video Sambo keceplosan itu diunggah kanal Youtube KompasTV dan sejumlah kanal televisi swasta lainnya.

Kendati begitu, pengacara Sambo, Rasamala Aritonang, mengklarifikasi momentum ketika kliennya keceplosan mengaku ikut menembak Yosua.

Yang benar menurut Rasamala, Sambo mengambil pisol HS milik Yosua dan dipakai untuk menembak dinding untuk memperkuat alibi tembak menembak antara Yosua dengan Bharada Eliezer.

“Seperti di BAP bahwa Pak FS memakai pistol HS Yosua untuk menembak dinding. Konsisten antara fakta persidangan dengan di BAP. Tidak pernah menembak ke Yosua,” bantah Rasamala.

Sebelumnya diberitakan, Bharada Richard Eliezer bersaksi Ferdy Sambo ikut menembak Yosua.

Tindakan Sambo menembak Yosua itu terjadi setelah Eliezer menembak tiga kali ke tubuh seniornya tersebut.

“Saya lihat FS menembak ke almarhum,” tegas Richard Eliezer yang menjadi justice collaborator.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Abu Nadzib
Sumber : Solopos
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper