Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Putin Peringatkan Konflik dengan Ukraina akan Berlangsung Lebih Lama

Presiden Rusia, Vladimir Putin memperingatkan pada Rabu (7/12/2022) bahwa konflik akan berlangsung lebih lama di Ukraina.
Putin Peringatkan Konflik dengan Ukraina akan Berlangsung Lebih Lama. Presiden Rusia Vlamidir Putin/Dok. Kremlin
Putin Peringatkan Konflik dengan Ukraina akan Berlangsung Lebih Lama. Presiden Rusia Vlamidir Putin/Dok. Kremlin

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa konflik yang akan berlangsung lebih lama di Ukraina.

Pernyataan Putin itu mencuat usai Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan terjadi serangan baru Rusia di pasar dan pom bensin. Adapun serangan tersebut telah menewaskan 6 orang dan melukai beberapa orang lainnya di wilayah Donetsk.

Ancaman dari Putin dan perang yang kian memanas membuat kekhawatiran akan rencana Rusia yang dapat menggunakan senjata nuklirnya.

Pada Rabu (7/12/2022), Putin telah memperingatkan bahwa ancaman perang nuklir akan semakin meningkat.

"Ancaman seperti itu meningkat. Mengapa dirahasiakan di sini?" katanya, pada pertemuan Dewan Hak Asasi Manusia (HAM), seperti dilansir dari CNA, Kamis (8/12/2022).

Lebih lanjut, Putin menegaskan bahwa Rusia akan menggunakan senjata nuklir hanya untuk menanggapi serangan musuh.

"Ketika kami diserang, kami menyerang balik," lanjutnya. 

Pada awalnya, Moskow memperkirakan pertempuran akan berlangsung hanya beberapa hari sebelum Ukraina menyerah, tetapi pada Rabu (7/12/2022) Putin memperingatkan bahwa pertempuran akan lebih panjang.

“Soal proses panjang [melihat] hasil operasi militer khusus, tentu ini proses yang panjang,” kata Putin menambahkan.

Meski begitu, Putin memuji pengambilan atas 4 wilayah Ukraina oleh Rusia, dan mengumumkan integrasi mereka pada bulan September, usai Moskow mengadakan referendum yang dikecam oleh Barat.

"Wilayah baru muncul yah, ini masih merupakan hasil yang signifikan bagi Rusia dan ini adalah masalah serius," kata Putin.

Pemimpin Rusia meresmikan pengambilan 4 wilayah selatan dan timur Donetsk, Lugansk, Kherson dan Zaporizhzhia pada sebuah upacara di Kremlin pada September lalu.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper