Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Putin Peringatkan Konflik dengan Ukraina akan Berlangsung Lebih Lama

Presiden Rusia, Vladimir Putin memperingatkan pada Rabu (7/12/2022) bahwa konflik akan berlangsung lebih lama di Ukraina.
Erta Darwati
Erta Darwati - Bisnis.com 08 Desember 2022  |  10:39 WIB
Putin Peringatkan Konflik dengan Ukraina akan Berlangsung Lebih Lama
Putin Peringatkan Konflik dengan Ukraina akan Berlangsung Lebih Lama. Presiden Rusia Vlamidir Putin - Dok. Kremlin
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa konflik yang akan berlangsung lebih lama di Ukraina.

Pernyataan Putin itu mencuat usai Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan terjadi serangan baru Rusia di pasar dan pom bensin. Adapun serangan tersebut telah menewaskan 6 orang dan melukai beberapa orang lainnya di wilayah Donetsk.

Ancaman dari Putin dan perang yang kian memanas membuat kekhawatiran akan rencana Rusia yang dapat menggunakan senjata nuklirnya.

Pada Rabu (7/12/2022), Putin telah memperingatkan bahwa ancaman perang nuklir akan semakin meningkat.

"Ancaman seperti itu meningkat. Mengapa dirahasiakan di sini?" katanya, pada pertemuan Dewan Hak Asasi Manusia (HAM), seperti dilansir dari CNA, Kamis (8/12/2022).

Lebih lanjut, Putin menegaskan bahwa Rusia akan menggunakan senjata nuklir hanya untuk menanggapi serangan musuh.

"Ketika kami diserang, kami menyerang balik," lanjutnya. 

Pada awalnya, Moskow memperkirakan pertempuran akan berlangsung hanya beberapa hari sebelum Ukraina menyerah, tetapi pada Rabu (7/12/2022) Putin memperingatkan bahwa pertempuran akan lebih panjang.

“Soal proses panjang [melihat] hasil operasi militer khusus, tentu ini proses yang panjang,” kata Putin menambahkan.

Meski begitu, Putin memuji pengambilan atas 4 wilayah Ukraina oleh Rusia, dan mengumumkan integrasi mereka pada bulan September, usai Moskow mengadakan referendum yang dikecam oleh Barat.

"Wilayah baru muncul yah, ini masih merupakan hasil yang signifikan bagi Rusia dan ini adalah masalah serius," kata Putin.

Pemimpin Rusia meresmikan pengambilan 4 wilayah selatan dan timur Donetsk, Lugansk, Kherson dan Zaporizhzhia pada sebuah upacara di Kremlin pada September lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia vladimir putin Perang Rusia Ukraina Ukraina
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top