Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PKS Kritisi Pernyataan Ade Armando: Narasinya Memecah Belah Bangsa

Jubir PKS Muhammad Kholid mengkritisi pernyataan dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando yang dianggap memecah belah bangsa.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 04 November 2022  |  15:18 WIB
PKS Kritisi Pernyataan Ade Armando: Narasinya Memecah Belah Bangsa
PKS Kritisi Pernyataan Ade Armando: Narasinya Memecah Belah Bangsa. - Bisnis/Indra Gunawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid mengkritisi pernyataan dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando yang dinilainya memecah belah bangsa.

Sebelumnya, Ade Armando membuat heboh publik karena pernyataannya yang sarat akan politik identitas. Dia mengatakan bahwa jika pemilih Kristen bersatu tak memilih Anies Baswedan, eks gubernur DKI Jakarta tersebut akan kalah di Pilpres 2024.

"Narasinya tidak baik, cenderung memecah belah sesama anak bangsa. Sayang sekali," ujar Kholid lewat pesan singkat, Jumat (4/11/2022).

Dia mengklaim PKS menolak narasi yang membawa sentimen agama, apalagi dapat menyebabkan kegaduhan dalam masyarakat. Menurut Kholid, narasi seperti itu harus ditinggalkan.

"Kita sudah saatnya bawa narasi gagasan, karya, dan program, bukan membawa narasi sentimen agama yg berpotensi menyulut kegaduhan," jelasnya.

Kholid berpendapat, selama jadi orang nomor satu di Jakarta, Anies selalu mengutamakan narasi gagasan. Dia pun menyayangkan jika lawannya melawan narasi gagasan Anies dengan identitas.

"Pak Anies selama memimpin DKI Jakarta selalu membawa narasi gagasan, karya, dan program yang sudah dijalankan di Jakarta. Itu bagus. Kita harus kedepankan kontestasi gagasan seperti itu," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Ade Armando kembali jadi perbincangan karena pernyataan kontroversialnya. Dia mengatakan, suara pemilih Muslim berpotensi terpecah ke dua pilihan yaitu Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Namun, menurutnya, mayoritas pemilih Muslim lebih condong ke Anies. Oleh karenanya, dia berpendapat suara bahwa umat Kristen akan jadi penentu nasib Anies di Pilpres 2024.

"Kalau umat Kristen kompak [tak memilih Anies], Anies akan gagal. Kalau suara umat Kristen terbelah, maka Anies akan melenggang menjadi Presiden," ujar Ade.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pks ade armando Anies Baswedan Pilpres 2024
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top