Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Meski Ditahan, UMNO Ajukan Eks PM Malaysia Najib Razak Ikut Pemilu

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak adalah salah satu calon yang diajukan UMNO untuk bertarung di wilayah Pekan pada pemilu.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 13 Oktober 2022  |  23:59 WIB
Meski Ditahan, UMNO Ajukan Eks PM Malaysia Najib Razak Ikut Pemilu
Mantan PM Malaysia Najib Razak tiba di pengadilan di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (4/7). - Reuters/Lai Seng Sin
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak adalah salah satu calon yang diajukan oleh Divisi Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) di Pekan, Pahang untuk bertarung di sana selama pemilihan umum (pemilu) mendatang.

Menurut laporan media Malaysia, Najib, yang saat ini menjalani hukuman penjara 12 tahun, termasuk di antara lima nama calon yang diajukan wilayah Pekan.

“Tidak ada rencana untuk menempatkan anak-anak Najib memperebutkan kursi parlemen Pekan jika dia tidak memenuhi syarat untuk bertarung,” kata Wakil Kepala Divisi Pekan UMNO Zamri Ramly kepada Utusan Malaysia.

“Sebaliknya, siapa pun yang dipilih untuk kursi itu akan mengembalikannya ke Najib jika dia diampuni,” dikutip dari Channel News Asia, Kamis (13/10/2022).

Najib, 69 tahun, yang menjabat sebagai perdana menteri dari 2009 hingga 2018, dihukum karena penyelewengan RM42 juta dari SRC International, bekas anak perusahaan 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Dia dikirim ke penjara pada 23 Agustus setelah Pengadilan Federal menguatkan keyakinan dan hukuman oleh Pengadilan Tinggi pada Juli 2020 ketika dia dinyatakan bersalah atas tujuh tuduhan pelanggaran kriminal kepercayaan, pencucian uang dan penyalahgunaan kekuasaan.

Najib telah mengajukan pengampunan kerajaan dan peninjauan untuk membatalkan hukumannya.

Pengacara Najib, Muhammad Shafee Abdullah, menjawab apakah Najib akan meminta izin otoritas penjara untuk berkampanye di pemilu atau mengajukan tawaran untuk menjadi kandidat.

"Saya tidak ingin menyentuh ini karena ada banyak perkembangan menarik, ada banyak argumen menarik," tutur Shafee.

Direktur Departemen Penjara Nordin Muhammad mengatakan kepada media bahwa Najib tidak akan diizinkan untuk berkampanye pemilu selama dia masih menjalani hukuman penjara.

Najib masih di penjara, dia tunduk pada undang-undang dan peraturan lapas yang berlaku.

Sementara, Menteri Dalam Negeri Hamzah Zainudin, menolak mengomentari isu yang diangkat pengacara Najib terkait status mantan anggota parlemen itu dalam pemilu Malaysia mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perdana menteri najib razak umno pemilu
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top