Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kontroversi Wakil PM Malaysia Ahmad Zahid Hamidi

Penunjukan Ahmad Zahid Hamidi sebagai Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia menimbulkan kontroversi dan keprihatinan.
Erta Darwati
Erta Darwati - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  15:04 WIB
Kontroversi Wakil PM Malaysia Ahmad Zahid Hamidi
Wakil Perdana Menteri Malaysia Dr Ahmad Zahid Hamidi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Analis mengatakan bahwa penunjukan Ketua Barisan Nasional (BN) Ahmad Zahid Hamidi sebagai Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia menimbulkan keprihatinan usai adanya tuduhan korupsi.

Selain sebagai Wakil PM Malaysia, Ahmad Zahid merangkap sebagai Menteri Pembangunan Pedesaan dan Regional Malaysia yang dilantik pada Sabtu (3/12/2022).

Manajer Senior Penelitian (democracy and governance unit) di lembaga pemikir independen Institute untuk Urusan Demokrasi dan Ekonomi, Aira Azhari menyatakan Anwar Ibrahim membutuhkan dukungan BN.

"Pada saat yang sama, Anda tahu banyak aktivis masyarakat sipil, anggota oposisi juga berharap mekanisme lain atau kompromi lain dapat di capai," katanya.

Ahmad Zahid menghadapi 47 dakwaan, 12 karena pelanggaran kepercayaan (CBT), 8 karena korupsi dan 27 karena pencucian uang yang melibatkan puluhan juta ringgit Malaysia milik Yayasan amal Yayasan Akalbudi (YAB).

Ahmad Zahid tercatat sebagai wali yayasan dan satu-satunya penandatangan untuk persidangan YAB yang sedang berlangsung.

"Kita semua perlu menjaga akuntabilitas pemerintah, berharap tidak ada penyalahgunaan kekuasaan di masa lalu yang akan terjadi," kata Aira.

Lebih lanjut, Aira menambahkan mungkin ada jalan yang sulit, panjang dan berliku di depan, mengingat jajak pendapat yang akan datang dari partai BN yang tergabung dalam UMNO, di mana posisi Ahmad Zahid sebagai presiden dapat diperebutkan.

"Dia mungkin memiliki tantangan untuk posisi itu, apalagi sekarang UMNO terpecah dengan banyak cara," lanjutnya, seperti dilansir dari CNA, Senin (5/12/2022).

Die menilai, Anwar perlu menyeimbangkan sejumlah faktor dan berusaha menjaga pemerintahan tetap bersatu.

Sementara itu, analis politik, Ariel Tan mengatakan bahwa UMNO tahu bahwa sangat penting bagi Anwar untuk melibatkan mereka, karena membawa citra Melayu, partai muslim, meskipun telah kehilangan dukungan di kalangan komunitas Melayu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia pm malaysia anwar ibrahim umno
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top