Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasukan Rusia Diusir, Ukraina Sepenuhnya Kuasai Kota Lyman

Volodymyr Zelensky mengonfirmasi, bahwa Ukraina telah sepenuhnya membersihkan pasukan Rusia dari kota utama Lyman di wilayah timur.
Jony Oktavian Haryanto
Jony Oktavian Haryanto - Bisnis.com 03 Oktober 2022  |  13:09 WIB
Pasukan Rusia Diusir, Ukraina Sepenuhnya Kuasai Kota Lyman
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam forum diskusi yang di adakan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) secara daring, Jumat (27/5/2022). - Dok. FPCI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengonfirmasi, bahwa Ukraina telah sepenuhnya membersihkan pasukan Rusia dari kota utama Lyman di wilayah timur sehari setelah Moskow mengakui pasukannya telah ditarik keluar akibat dikepung.

Dalam klip video pendek di saluran Telegramnya, Zelensky berterima kasih kepada pasukan Ukraina yang telah membebaskan Lyman.

“Pada 12:30 [Kyiv] waktu setempat, Lyman benar-benar bersih,” katanya.

Dia menyebut apa yang dicapai pasukannya sebagai kemuliaan bagi Ukraina.

Sebelumnya, Presiden Ukraina mengatakan pasukannya akan melanjutkan serangannya di selatan dan timur dan akan mengembalikan semua wilayah yang diduduki Rusia, termasuk Krimea.

Dia menyatakan, para jenderal Rusia sekarang "saling menggigit" setelah serangkaian kemunduran yang memalukan.

Kehilangan Lyman setelah empat bulan tentara Rusia merebut kota di oblast Donetsk itu merupakan momen yang memalukan bagi Vladimir Putin.

Pada Jumat (30/9/2022), dalam sebuah langkah yang ditolak oleh komunitas internasional, dia mencaplok Donetsk bersama dengan tiga wilayah Ukraina lainnya, dan mengatakan wilayah itu adalah bagian dari Rusia selamanya.

Zelensky mengatakan angkatan bersenjata Ukraina akan terus maju. Dia memperkirakan lebih banyak ketidaksesuaian antara retorika Putin dan kenyataan di medan perang.

Laporan menunjukkan pasukan Ukraina bergerak maju dari Lyman menuju Kota Svatove dan Kreminna.

Di Lyman, tentara Ukraina merayakan kemenangan mereka. Mereka merebut kembali kantor polisi dan membakar bendera triwarna Rusia di halaman.

Seseorang mengunggah video perayaan di luar kantor lokal Denis Pushilin, Kepala Republik Rakyat Donetsk, atau DNR yang ditunjuk Kremlin.

Pushilin adalah salah satu dari empat "pemimpin" pro-Rusia yang menghadiri upacara di Moskow pada Jumat (30/9/2022), perjanjian aneksasi ditandatangani bersama elite politik Rusia.

Putin berjanji untuk menggunakan segala cara mempertahankan wilayah Donetsk, Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia sekaligus sebagai ancaman nyata menggunakan senjata nuklir.

Tidak jelas berapa banyak orang Rusia yang terbunuh selama penarikan pasukan dari Lyman.

Video menunjukkan kendaraan yang terbakar, barang-barang pribadi dan tentara yang tewas bergelimpangan di sepanjang jalan hutan. Pasukan Ukraina juga menemukan setidaknya satu tank T-72 yang mengalami kerusakan ringan.

Dalam briefing intelijen, Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan pasukan Rusia mungkin menderita banyak korban ketika mereka meninggalkan kota.

Lyman dinilai penting karena merupakan jalan utama yang melintasi Sungai Siversky Donetsk, di mana Rusia telah mencoba untuk mengonsolidasikan pertahanannya.

Serhiy Haidai, Gubernur Wilayah Luhansk, mengatakan serangan balasan Ukraina di wilayah Donbas akan terus berlanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Perang Rusia Ukraina Volodymyr Zelensky Ukraina Rusia
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top