Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Update Perang Rusia vs Ukraina 2 Oktober 2022, Kremlin Dipukul Mundur hingga Opsi Perang Nuklir

Berikut ini adalah update perang antara Rusia vs Ukraina per 2 Oktober 2022.
Hesti Puji Lestari
Hesti Puji Lestari - Bisnis.com 02 Oktober 2022  |  13:47 WIB
Perang Rusia vs Ukarina
Perang Rusia vs Ukarina
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Berikut ini adalah update perang Rusia vs Ukraina hari ke-221, tepatnya per 2 Oktober 2022.

Rusia sudah melakukan invasi ke Ukraina sejak Februari 2022 lalu. Per 2 Oktober 2022 ini, tercatat sudah hari ke-221 invasi Kremlin ke Ukraina.

Ada banyak kejadian yang tak terduga sebelumnya. Selama ini, Rusia menjadi kubu dominan atas Ukraina.

Namun belakangan, pasukan Vladimir Putin banyak yang dipukul mundur oleh militer Ukraina yang telah mendapat bantuan senjata dari Eropa, termasuk Amerika Serikat.

Menurut laporan terbaru, Rusia telah menderita kekalahan militer yang memalukan pada hari Sabtu ketika pasukan Ukraina membebaskan kota utama Lyman di timur.

Dalam sebuah video yang beredar pasukan Ukraina bahkan mengibarkan bendera nasional dan melakukan tarian untuk merayakan kemenangan tersebut.

Selain hal tersebut, berikut ini adalah update perang Rusia vs Ukraina per 2 Oktober 2022:

1. Menteri pertahanan Jerman, Christine Lambrecht, melakukan kunjungan mendadak ke Ukraina.

Ini dilakukan untuk kali pertama sejak Rusia menginvasi Ukarina.

Lambrecht mengunjungi kota pelabuhan selatan Odesa pada Sabtu dan bertemu dengan mitranya dari Ukraina, Oleksii Reznikov, kata kementerian pertahanan Jerman.

2. Belarus sedang bersiap untuk menerima tentara dan peralatan Rusia , lapor Kyiv Independent. Ada sekitar 1.000 tentara Rusia di negara itu.

3. Kepala wilayah Rusia Chechnya mengatakan Moskow harus mempertimbangkan untuk menggunakan senjata nuklir rendah untuk menyerang Ukraina.

Memang, banyak sekutu Vladimir Putin yang meminta menggunakan nuklir, namun kepada Chechnya menjadi yang paling vokal.

1 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Sumber : Guardian
Editor : Hesti Puji Lestari
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top