Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pipa Gas Nord Steam Diduga Disabotase Rusia, Norwegia Kerahkan Militer

Militer Norwegia dikerahkan ke perairan baltik usai munculnya kekhawatiran sabotase di wilayah tersebut.
Bendera Norwegia./www.globalenergyprofs.com
Bendera Norwegia./www.globalenergyprofs.com

Bisnis.com, JAKARTA--Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store mengatakan pihaknya akan mengerahkan aparat militernya ke instalasi minyak dan gas setelah para politisi Eropa memperingatkan dugaan sabotase pada dua jaringan pipa Nord Stream.

Dugaan sabotase tersebut berpotensi memicu perang hibrid karena menyerang infrastruktur energi.

Store mengatakan dalam konferensi pers bahwa Norwegia akan meningkatkan kehadiran militernya di instalasi migas Norwegia karena negara itu menjadi pemasok gas alam terbesar ke Eropa.

Dia menambahkan bahwa setiap serangan terhadap instalasi lepas pantai anggota NATO akan ditangani bersama dengan sekutunya.

Gas alam dalam jumlah besar mengalir ke Laut Baltik sejak Senin melalui tiga kebocoran terpisah pada dua jalur pipa Nord Stream yang dibangun untuk mengirimkan gas Rusia ke Eropa.

Seismolog mencatat ledakan pada Senin pagi dan malam di perairan Swedia dan Denmark, tempat pipa melewati pulau Bornholm, menunjukkan kebocoran itu disengaja.

Menteri Luar Negeri Latvia, Edgars Rinkēvis memposting ke media sosial bahwa “sepertinya Eropa memasuki fase baru perang hibrid”, tanpa menyebut siapa yang dia yakini bertanggung jawab.

Sabotase pada jalur pipa Nord Stream I dan II harus diklasifikasikan sebagai insiden keamanan dan lingkungan paling serius di Laut Baltik, tambahnya.

Menteri Pertahanan Jerman, Christine Lambrecht mengatakan: “Tindakan sabotase yang diduga pada jaringan pipa Laut Baltik sekali lagi memperjelas betapa bergantungnya kita pada infrastruktur penting, termasuk di bawah air.”

Namun, dia mendesak agar berhati-hati dalam mengidentifikasi pelakunya saat penyelidikan sedang dilakukan.

Sedangkan Politisi oposisi di Jerman lebih berterus terang. roderich Kiesewetter, anggota parlemen untuk Uni Demokratik Kristen (CDU) yang konservatif, mengatakan kepada Guardian bahwa serangan pipa memiliki ciri khas dari “pendekatan perang hibrida” yang telah dilakukan Rusia selama dekade terakhir.

Tujuannya “membagi Uni Eropa bukan oleh militer tapi melalui cara-cara sosial dan diplomatik.

“Kita harus bertanya siapa yang berkepentingan menghancurkan infrastruktur ini,” kata Kiesewetter, anggota komite urusan luar negeri Bundestag seperti dikutip TheGuardian.com, Kamis (29/9/2022).

Dia berpendapat bahwa tindakan sabotase yang disponsori negara, akan dilawan oleh NATO secara polittik.

“Rusia, di sisi lain, memiliki kepentingan untuk mengirimkan sinyal kepada kami. Saya menganggap kemungkinan bahwa Rusia berada di balik serangan ini,” katanya.

Kremlin telah menolak deskripsi kebocoran Nord Stream sebagai "serangan teroris". Rusia me gatakan tuduhan itu "bodoh dan tidak masuk akal".

Juru bicara kementerian luar negeri Maria Zakharova pada hari Rabu mengatakan Rusia bermaksud untuk mengadakan pertemuan Dewan Keamanan PBB atas kerusakan dua pipa gas bawah laut Nord Stream.

Norwegia telah menyatakan keprihatinannya tentang sejumlah penampakan drone atau pesawat tak dikenal baru-baru ini di dalam zona pengecualian keselamatan yang mengelilingi fasilitas minyak dan gas.

Menteri Energi, Terje Aasland mengatakan pada hari Selasa bahwa Oslo berkoordinasi dengan angkatan bersenjata Norwegia, polisi, dan operator industri minyak dan gas mengenai masalah keamanan.

Gassco, operator pipa milik negara Norwegia yang mengoperasikan sekitar 9.000 kilometer infrastruktur gas, mengatakan pihaknya berbagi informasi dengan otoritas Denmark dan Swedia tentang insiden Nord Stream.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper