Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Azyumardi Azra Wafat, Rektor UIN Jakarta Beberkan Karya Penting Mendiang

Rektor UIN Jakarta membeberkan sejumlah karya dan pencapaian penting sepanjang periode jabatan mendiang Azyumardi Azra sebagai Rektor UIN Jakarta.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 18 September 2022  |  19:20 WIB
Azyumardi Azra Wafat, Rektor UIN Jakarta Beberkan Karya Penting Mendiang
Guru Besar Sejarah Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra./nu - or.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Rektor UIN Jakarta Amany Lubis mengucapkan belasungkawa atas wafatnya cendikiawan muslim sekaligus Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra hari ini, Minggu (18/9/2022) di Kuala Lumpur akibat serangan jantung.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke Rohmatullah, guru kita semua Prof. Dr. Azyumardi Azra M.Phil, MA, CBE pada hari ini, Ahad 18 September 2022. Semoga Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya," kata Rektor Amany dalam keterangan resminya, Minggu (18/9/2022).

Dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Rektor Amany membeberkan sosok mendiang Azyumardi yang disebut sebagai pendorong transformasi PTKIN juga sebagai Guru Besar dan Rektor UIN Jakarta periode 1998-2000.

Kepulangan almarhum ke rahmatullah menyisakan duka mendalam sivitas akademik UIN Jakarta. Selama masa kepemimpinan mendiang, pengembangan universitas tersebut dinilai penuh akan ide-ide konstruktif dan penuh dedikasi.

"Kepada keluarga almarhum Profesor Azyumardi Azra, kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum direlakan kepergiannya, mendapatkan ampunan atas salah dan khilafnya, dan semoga almarhum di tempatkan di surga-Nya. Saya bersaksi Profesor Azra adalah orang yang sangat baik, khoir, khoir, khoir wa min ahlil jannah," ungkapnya.

Tak hanya itu, beliau juga disebut sebagai sosok guru yang bijak, pendidik yang amanah, selalu mengedepankan kemajuan ilmu pengetahuan, dan menjadi teladan positif bagi akademisi untuk memegang teguh rasionalitas dalam nuansa spiritual.

"Untuk itu, kami di UIN Jakarta merasa sangat kehilangan atas wafatnya Profesor Azyumardi Azra," ujarnya.

Sebagai akademisi, mendiang Azyumardi Azra adalah salah satu Guru Besar Sejarah Islam di UIN Jakarta. Beliau mengajar di Fakultas Adab dan Humaniora serta tercatat mengajar dan membimbing mahasiswa di Program Doktor Pengkajian Islam di Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta.

Bahkan, dia juga pernah diundang menjadi pengajar di sejumlah perguruan tinggi dunia seperti Oxford Centre for Islamic Studies, Universitas Oxford, Inggris, termasuk sebagai professor tamu pada Universitas Filipina dan Universitas Malaya, Malaysia.

Kepakarannya di bidang sejarah Islam pun telah menempatkannya sebagai ahli sejarah Islam kawasan Asia Tenggara yang sangat berpengaruh.

Disertasinya yang berjudul The Transmission of Islamic Reformism to Indonesia: Network of Middle Eastern and Malay-Indonesian 'Ulama in the Seventeenth and Eighteenth Centuries, belakangan telah diterbitkan dengan judul Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII dan menginspirasi para sarjana untuk menekuni studi sejarah Islam dan masyarakat Muslim di kawasan Nusantara.

Bahkan, dia juga menerbitkan puluhan artikel dan buku yang terbit di berbagai jurnal dan penerbit terkemuka dalam dan luar negeri. Selain itu, analisis dan pandangannya yang tajam dan kritis atas berbagai isu sosial kontemporer rutin dimuat di berbagai media massa nasional.

Dengan demikian, almarhum memberikan peranan penting dalam mendorong kemajuan kualitas pendidikan yang ditawarkan perguruan tinggi keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sehingga bisa lebih kompetitif.

Perubahan tersebut termasuk transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tak hanya pengembangan di UIN Jakarta, tranformasi ini akhirnya menginspirasi sejumlah PTKIN lain untuk berubah dari STAIN atau IAIN menjadi UIN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Azyumardi Azra dewan pers UIN Jakarta pendidikan islam perguruan tinggi islam
Editor : Wahyu Arifin
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top