Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tak Diundang ke Pemakanan Ratu Elizabeth II, Rusia Mencak-mencak ke Inggris

Rusia akhirnya memberi respons setelah tak diundang ke acara pemakanan Ratu Elizabeth II.
Hesti Puji Lestari
Hesti Puji Lestari - Bisnis.com 16 September 2022  |  18:43 WIB
Tak Diundang ke Pemakanan Ratu Elizabeth II, Rusia Mencak-mencak ke Inggris
Vladimir Putin
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Kementerian Luar Negeri Rusia akhirnya merespons keputusan Kerajaan Inggris yang tidak mengundang negaranya ke pemakanan Ratu Elizabeth II.

Ratu Elizabeth II akan dimakamkan pada 19 September 2022 mendatang. Ratusan pemimpin, raja, ratu, dan perwakilan dari negara di seluruh dunia telah diundang sebagai penghormatan terakhir kepada Sang Ratu.

Meski demikian, ada setidaknya enam negara dunia yang tidak diundang oleh Kerajaan Inggris. Mereka adalah Rusia, Belarus, Myanmar, Suriah, Afganistan dan Venezuela.

Namun Rusia kini sudah angkat bicara. Rusia mengencam Kerajaan Inggris karena tidak mengundang mereka menghadiri pemakaman kenegaraan Ratu Elizabeth II.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk London dan menyebut mereka "tak bermoral" karena sudah mengucilkan Rusia.

Sebab insiden ini bisa membuat hubungan keduanya semakin kacau di tengah titik terendah dalam hubungan Rusia-Inggris sejak Perang Dingin.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di situs webnya, Kementerian Luar Negeri menuduh Inggris membuat pernyataan memecah belah untuk memajukan tujuan oportunistiknya.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin, mengucapkan belasungkawa kepada Raja Charles III setelah mangkatnya Ratu Elizabeth II setelah berita kematiannya pada 8 September.

Senada dengan negara Eropa lainnya, Inggris juga memberlakukan larangan perjalanan terhadap Vladimir Putin dan pejabat tinggi Rusia sejak invasi Rusia ke Ukraina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vladimir putin kerajaan inggris Rusia

Sumber : The Moscow Times

Editor : Hesti Puji Lestari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top