Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tiga Perwira Polri Dipecat Karena Kasus Ferdy Sambo, Ini Daftarnya

Tiga perwira polisi dipecat setelah menjalani sidang etik dalam kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Irjen Pol Ferdy Sambo.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 08 September 2022  |  10:30 WIB
Tiga Perwira Polri Dipecat Karena Kasus Ferdy Sambo, Ini Daftarnya
Tersangka Irjen Ferdy Sambo (kiri) bersama Istrinya tersangka Putri Candrawathi (kanan) keluar dari rumah dinasnya yang menjadi TKP pembunuhan Brigadir J di Jalan Duren Tiga Barat, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Selasa (30/8/2022). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah polisi dari pangkat jenderal hingga bintara diberhentikan secara tidak hormat lantaran terlibat langsung maupun tidak langsung dalam kasus Ferdy Sambo.

Salah satu polisi yang kena getah dari kasus tersebut adalah Kombes Pol Agus Nurpatria. Kombes Agus telah resmi dipecat dari Polri karena menghalangi penyidikan atau obstructin of justice kasus pembunuhan Brigadir Yoshua atau Brigadir J.

Putusan tersebut menambah jumlah personel Polri yang dicopot dari akibat terseret Ferdy Sambo.

Sebelum Agus Nurpatria, terdapat tiga nama perwira Polri lainnya. Ketiganya antara lain Irjen Pol Ferdy Sambo, Kompol Chuck Putranto, dan Kompol Baiquni Wibowo. 

Jumlah ini kemungkinan bertambah karena komisi kode etik masih akan melakukan sidang kepada tiga orang lainnya yaitu Brigjen Hendra Kurniawan, AKBP Arif Rahman, dan AKP Irfan Widyanto.

Berikut Daftar Anggota Polisi yang Dipecat dalam Kasus Ferdy Sambo:

1.Kompol Chuck Putranto

Chuck menjadi personel pertama di luar Ferdy Sambo yang mendapatkan PTDH setelah melakukan sidang kode etik selama 15 jam.

Pemberhentian dengan tidak hormat sebagai anggota Polri," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung TNCC, Jumat (2/9/2022).

Chuck sendiri merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006. Pada 2009, Chuk ditugaskan sebagai Kanit Buser Polres Belitung Timur. Saat itu dia berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Pada 2016, tercatat Chuck pernah membongkar dan menangani kasus penjualan ginjal. Saat itulah, kariernya makin melesat hingga akhirnya dia diangkat menjadi Kasubbagaudit Baggak Etika Rowabprof Divisi Propam Polri.

2.Kompol Baiquni Wibowo

Selanjutnya, setelah Chuck Putranto ada nama Kompol Baiqubi Wibowo. Dia dipecat akibat kasus Sambo.

“Pemberhentian tidak dengan hormat dari anggota kepolisian," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di gedung TNCC, Jumat (2/9/2022).

Diketahui, Kompol Baiquni Wibowo merupakan perwira menengah tingkat satu di Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Sebelumnya, Baiquni menjabat sebagai Kasubbag Riksa Bag Gak Etika Rowabprof Div Propam Polri dan kini dimutasi sebagai Pamen Yanma Polri.

3. Kombes Agus Nurpatria

Agus Nurpatria resmi diputuskan PTDH oleh Polri akibat keterlibatan dirinya dalam kasus Ferdy Sambo. Hal ini diputuskan setelah dilakukan sidang etik selama 18 jam.

“Pemberhentian dengan tidak hormat atau PTDH sebagai anggota Polri,” kata Dedi di Gedung TNCC, Rabu (7/9/2022).

Agus merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1997. Pria kelahiran Bogor itu memulai karier kepolisian sebagai Pamapta Polres Metro Tangerang pada 1998.

Pada 2002, dia diangkat jadi Kapolsek Metro Sepatan Polres Metro Tangerang. Agus kemudian menjadi Kabid Propam Polda Banten pada 2019. Setahun kemudian, dia ditunjuk sebagai Kabid Propam Polda Kepri.

Pada 2021, dia kembali ke Polri sebagai Kaden A Ropaminal Divpropam Polri. Saat itu, Ferdy Sambo sudah menjabat sebagai Kadiv Propam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ferdy Sambo pembunuhan Pembunuhan Brigadir J
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top