Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Komnas HAM: Ferdy Sambo Belum Konfirmasi Hadiri Pemeriksaan Besok

Komnas HAM belum mendapatkan kepastian apakah Ferdy Sambo aman memenuhi panggilan dalam penyidikan perkara penembakan Brigadir J.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 10 Agustus 2022  |  19:06 WIB
Komnas HAM: Ferdy Sambo Belum Konfirmasi Hadiri Pemeriksaan Besok
Komisioner Pemantauan/Penyelidikan Komnas HAM Mohammad Choirul Anam (kiri) didampingi Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah (kanan) menyampaikan keterangan pers di kantor Komnas HAM, Jakarta, Rabu (27/7/2022). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto - nym.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan memeriksa tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo pada Kamis (11/8/2022) besok.

Namun demikian, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, sampai dengan sore hari ini, Rabu (10/8/2022), pihaknya belum menerima konfirmasi kehadiran Sambo pada agenda pemeriksaan besok.

“Sampai sore ini kami belum dapat konfirmasi, kami masih menunggu," kata Anam di Kantor Komnas HAM RI, Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Anam berharap pihaknya dapat mendapat konfirmasi dari Sambo terkait pemeriksaan besok.

“Kami harap bisa diperiksa disini tapi kami masih menunggu konfirmasi,” Anam menutup.

Adapun, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menetapkan Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir Yosua alias Birgadir J.

Ferdy menjadi tersangka setelah sempat menjalani pemeriksaan di Markas Komando (Mako) Brimob Polri.

Listyo memaparkan bahwa Timsus telah melakukan pendalaman dan analisis di olah tempat kejadian perkara. Penyidik kemudian menemukan adanya fakta bahwa tidak ada tembak menembak.

Ferdy diduga memerintahkan anak buahnya menembak Brigadir J.

"Timsus telah mendapatkan titik terang secara scientific. Ditemukan perkembangan baru, tidak ditemukan fakta tembak menembak dilakukan," ujar Listyo.

"Timsus menemukan peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap Brigadir J, saudara RE menembak atas perintah saudara FS (Ferdy Sambo)."

Namun demikian, lanjut Listyo, untuk membuat seolah-olah ada peristiwa tembak menembak, Ferdy Sambo menembakkan pistol Brigadir J ke dinding rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

komnas ham Ferdy Sambo
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top