Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Alasan Bripka RR Tersangka: Tak Laporkan Pembunuhan Brigadir J

Brigadir RR dan KM menjadi tersangka karena tidak melaporkan rencana pembunuhan Brigadir J.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 10 Agustus 2022  |  18:09 WIB
Alasan Bripka RR Tersangka: Tak Laporkan Pembunuhan Brigadir J
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono (kiri), dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto (kanan) menyampaikan keterangan pers terkait penyidikan kasus penembakan Brigadir J di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan melalui Tim Inspektorat Khusus (Irsus) telah melakukan pemeriksaan terhadap 25 personel polri terkait dugaan pelanggaran kode etik dalam perkara penembakan Brigadir J. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bareskrim Polri mengungkap di balik penetapan Bripka Ricky Rizal (RR) dan Kuat Maruf (KM) sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan bahwa keduanya menjadi tersangka karena tidak melaporkan rencana pembunuhan yang terjadi.

“Tidak melaporkan rencana pembunuhan itu,” ujar Agus kepada wartawan, Rabu (10/8/2022).

Selain itu, Agus juga menegaskan bahwa para tersangka juga memberikan bantuan dalam kejadian penembakan itu sehingga menguatkan untuk menjadikan Bripka RR menjadi tersangka.

“Memberi kesempatan penembakan terjadi, ikut hadir bersama Kuat (KM) dan Richard (Bharada E) saat diarahkan FS,” tuturnya.

Diketahui, Kapolri Jendra Listyo Sigit Prabowo menetapkan tersangka baru dalam kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo dibilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Tiga orang tersangka, RE, RR dan KM. Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara dan timsus telah menetapkan FS sebagai tersangka," ujar Listyo di Mabes Polri, Selasa (9/8/2022).

Lalu untuk pasal sendiri, Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto memaparkan bahwa para tersangka dikenakan pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP.

"Hukuman maksimal hukuman mati," ujar Kabareskrim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bareskrim Pembunuhan Brigadir J
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top