Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menteri Pendidikan Korsel Mundur, Tingkat Kepercayaan terhadap Yoon Suk-yeol Merosot

Menteri Pendidikan Korsel akan mengundurkan diri setelah usulan program untuk menurunkan standar usia masuk sekolah ditentang.
Surya Mahendra Saputra
Surya Mahendra Saputra - Bisnis.com 08 Agustus 2022  |  21:00 WIB
Menteri Pendidikan Korsel Mundur, Tingkat Kepercayaan terhadap Yoon Suk-yeol Merosot
Pernyataan pers bersama Presiden Jokowi dan Presiden Yoon Suk-yeol, di Kantor Kepresidenan Yongsan, Seoul, Kamis (28/7/2022) -BPMI Setpres - Laily Rachev.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan Korea Selatan (Korsel) Park Soon-ae menyatakan akan mengundurkan diri setelah usulan program untuk menurunkan standar usia masuk sekolah ditentang banyak pihak.

Dua pekan lalu, Soon-ae berencana menurunkan standar usia masuk sekolah, sebelumnya enam tahun menjadi lima tahun, pada awal 2025.

Dia mengatakan, rencana tersebut bertujuan untuk memperluas angkatan kerja, karena pelajar akan menyelesaikan pendidikan lebih awal. Namun, rencana tersebut membuat para orangtua dan guru menggelar rapat umum di depan kantor kepresidenan. Mereka menyerukan agar rencana Menteri Soon-ae dibatalkan karena anak lima tahun secara intelektual belum siap.

Selain itu, orangtua juga akan makin kesulitan mencari tempat pengasuhan anak.

"Saya bertanggung jawab atas semua kontroversi, termasuk reorganisasi sistem sekolah, dan itu semua salah saya," kata Park Soon-ae dalam konferensi pers saat mengumumkan pengunduran dirinya dilansir dari channelnewsasia.com, Senin (8/8/2022).

Kontroversi Soon-ae juga berdampak pada persepsi publik terhadap kinerja Presiden Korsel Yoon Suk-yeol.

Tingkat kepercayan publik kepada Yoon turun menjadi 24 persen, terendah sejak dia menjabat pada Mei lalu, sesuai survei Gallup Korea.

Hasil survei menyatakan penunjukan menteri yang tak becus oleh Yoon jadi alasan terbesar kepercayaan publik menurun. Faktor lainnya yaitu kurangnya pengalaman, kualifikasi, dan pengambilan keputusannya yang sewenang-wenang serta sepihak.

Sebelumnya, menteri kesehatan pilihan Yoon juga telah mundur dari jabatannya setelah dituduh melaukan kesalahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korea selatan presiden korsel menteri pendidikan
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top