Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-127: Ini Ancaman Presiden Rusia Putin Bagi NATO

Presiden Putin mengklaim bahwa pasukan Rusia tidak akan pernah menyerang fasilitas warga sipil milik Ukraina.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 30 Juni 2022  |  12:28 WIB
Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-127: Ini Ancaman Presiden Rusia Putin Bagi NATO
Anggota pasukan pro-Rusia berjalan melewati sebuah bangunan yang rusak akibat konflik Ukraina-Rusia di kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina, Kamis (7/4/2022). REUTERS - Alexander Ermochenko

Bisnis.com, JAKARTA - Konflik Rusia vs Ukraina sudah memasuki hari ke-127 sejak awal invasi. Pada hari ini, NATO sudah mengumumkan konsep strategis yang baru dalam menanggapi invasi Rusia ke Ukraina.

NATO sendiri menggambarkan Rusia saat ini sebagai ancaman paling besar terhadap kemanan  dan akan segera mengambil langkah untuk memodernisasi sektor pertahanan Ukraina.

Sementara itu, Presiden Rusia, Vladimir putin dalam menanggapi rencana NATO yang akan mendirikan infrastruktur militer di Finlandia dan Swedia sebagai modernisasi pertahanan kedua negara Nordik tersebut, Putin secara resmi mengeluarkan peringatan bahwa jika pembangunan tersebut dirasa akan mengancam Rusia maka Putin tidak akan segan-segan untuk memberi ancaman yang sama.

Dalam pembahasan lain, Putin juga menegaskan bahwa pasukan Rusia tidak akan pernah menyerang fasilitas warga sipil, yang sebelumnya mereka dituduh telah menghancurkan pusat perbelanjaan di Kremenchuk.

Dengan membawa data para analisis ahli, Putin menyatakan bahwa ledakan pusat perbelanjaan itu disebabkan oleh ledakan dari tempat persenjataan dan amunisi yang disimpan di daerah tersebut.

Selain hal itu, berikut beberapa update rangkuman konflik Rusia vs Ukraina hari ke-127 yang dirangkum The Guardian pada Kamis (30/6/2022), sebagai berikut :

Ukraina Umumkan Pertukaran Tawanan Perang

Sebanyak 114 tentara termasuk 95 pasukan Ukraina yang mempertahankan pabrik baja di Mariupol telah dibebaskan dalam pertukaran tawanan perang. Intelijen militer Ukraina mengatakan bahwa sebagian besar orang Ukraina yang dibebaskan mengalami luka serius, termasuk luka bakar, amputasi dan langsung dibawa untuk menerima perawatan medis.

Gempuran Secara Berkala Dilakukan Rusia di Lysychansk

Gubernur Luhansk, Serhiy Haidai melaporkan bahwa saat ini frekuensi penembakan di kota Lysychansk, Ukraina timur semakin membesar dan serangan terus-menerus dilakukan pasukan Rusia dalam upaya pengambil alihan kota di wilayah tersebut.

Rusia Klaim Kiriman Rudal ke Mykolaiv Sebagai Serangan ke Pangkalan Pelatihan

Kota selatan Ukraina, Mykolaiv telah diserang oleh rudal Rusia yang mengakibatkan empat orang tewas dan lima terluka. Rusia mengakui serangan di wilayah itu, akan tetapi serangan tersebut merupakan serangan untuk pangkalan pelatihan tentara bayaran asing yang berada di Mykolaiv.

AS Kerahkan Pasukan Militer di Beberapa Negara Eropa

Presiden AS Joe Biden mengumumkan bahwa AS akan meningkatkan pasukan militernya di beberapa negara Eropa pada sektor darat, laut dan udara. Selama KTT NATO di Madrid, Biden mengumumkan penempatan brigade 3.000 pasukan tempur di Rumania, dua skuadron pesawat tempur F-35 di Inggris dan dua kapal perusak angkatan laut di Spanyol. 

Inggris Siap Kerahkan Pasukan Sebagai Pertahanan Untuk Sisi Timur NATO

Selain AS, Inggris juga akan mengerahkan 1.000 tentara tambahan dan satu dari dua kapal induk barunya untuk pertahanan sisi timur NATO. Pasukan ini akan dialokasikan untuk pertahanan Estonia, yang di mana Inggris telah memiliki sekitar 1.700 pasukan yang siap dikerahkan.

Secara terpisah, Inggris juga menjanjikan bantuan militer senilai £1 miliar ($1,2 miliar), untuk memasok artileri roket jarak jauh. Menteri Pertahanan, Ben Wallace mengatakan bahwa ini merupakan langkah pertama untuk memungkinkan Ukraina bergerak ofensif dan mendapatkan kembali wilayahnya.

Hubungan Diplomatik Ukraina Dengan Suriah Telah Berakhir

Zelensky mengumumkan berakhirnya hubungan diplomatik antara Ukraina dan Suriah, keputusan itu diambil Zelensky karena Suriah telah mengakui kemerdekaan dua republik separatis Ukraina timur, yaitu Donetsk dan Luhansk. 

Ukraina Mendapat Keuntungan Bebas Keluar Masuk ke Wilayah Uni Eropa

Ukraina dan Uni Eropa telah menandatangani perjanjian yang membebaskan transportasi jalan. Menurut perjanjian itu, sekarang dan seterusnya Ukraina tidak perlu lagi mendapatkan izin untuk masuk ke Uni Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top