Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Heboh RUU Sisdiknas, DPR Pastikan Draf Belum Dikirim

DPR sampai saat ini belum menerima draf RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 29 Maret 2022  |  18:00 WIB
Heboh RUU Sisdiknas, DPR Pastikan Draf Belum Dikirim
Dede Yusuf - Antara/Puspa Perwitasari
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Wakil Ketua Komisi X DPR, Dede Yusuf menegaskan bahwa pihaknya belum menerima draf RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), sedangkan draf yang saat ini beredar dan menjadi polemik bukan draf resmi.

Dede mengatakan draf RUU baru menjadi resmi apabila sudah dikirim ke DPR, baik melalui Badan Legislasi (Baleg) maupun Alat Kelengkapan Dewan (AKD) terkait.

"Mungkin yang beredar saat itu adalah yang kalau kami katakan adalah draf yang masih uji coba. Karena kalau belum masuk ke kita berarti belum resmi," kata Dede dalam satu diskusi soal RUU Sisdiknas di Gedung Parlemen, Selasa (29/3).

Bahkan dia menduga draf itu merupakan draf uji coba untuk melihat respons masyarakat. Sebab, saat ini saja polemik terkait hilangnya frasa madrasah di RUU Sisdiknas sudah dibantah oleh Kemendikbud. 

"Contoh yang lagi ramai masalah madrasah yang tidak dimunculkan. Tapi hari ini kami mendengar sudah muncul lagi. Artinya sekali lagi, Komisi X menganggap ini baru semacam testing the water dan ketika testing the water, mestinya dilakukan naskah akademik yang dilakukan uji publik," ujar Dede.

Rencana Panggil Nadiem

Mendikbud Ristek Nadiem Makarim mendapat sorotan usai frasa madrasah disebut hilang draf Rancangan Undang-Undang Sisdiknas. Buntutnya, DPR melalui Komisi X DPR RI akan memanggil Nadiem.

Ketua Komisi X Syaiful Huda mengatakan pemanggilan Nadiem itu menjadi salah satu poin hasil dari konsorsium pendidikan Indonesia dan beberapa elemen.

"Rekomendasinya mengundang Mas Nadiem, semoga bisa minggu-minggu depan," ujar Huda dalam keterangannya.

Sementara itu terkait draf RUU Sisdiknas, Huda mengaku pihaknya belum menerima. Karena itu, dia sendiri belum bisa memastikan hilangnya frasa madrasah di RUU tersebut mengingat RUU Sisdiknas merupakan hasil rancangan Kemendikbudristek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr dede yusuf UU Sisdiknas Nadiem Makarim
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top