Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meneladani Spirit Jenderal Hoegeng, Polisi Jujur dan Sederhana

Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso dikenal jujur dan hidup sederhana meski menjabat sebagai Kapolri.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 26 Maret 2022  |  11:29 WIB
Hoegeng Imam Santoso
Hoegeng Imam Santoso

Bisnis.com, SOLO - Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso dikenal banyak orang karena kiprahnya sebagai polisi yang jujur dan sederhana.

Hoegeng merupakan Kapolri ke-5 atau Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian (Menpangak) yang bertugas pada tahun 1968-1971.

Dikutip dari laman resmi Polri, Hoegeng diangkat menjadi Kapolri tepatnya pada 15 Mei 1968 setelah Jenderal Soetjipto mengundurkan diri.

Putra kedua Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng, mengatakan usai dilantik sebagai Kapolri itu ayahnya mewanti-wanti kepada keluarganya agar tak memanfaatkan jabatan tersebut untuk hal yang kurang baik.

“Papi tetap mengingatkan hidup sederhana dan tidak neko-neko. Keluarga diminta tidak mengganggu urusan dirinya sebagai Menpangak dengan urusan rumah tangga,” ujarnya.

Sikap sederhana yang ditunjukkan Hoegeng itu salah satunya ditunjukkan saat menolak fasilitas negara berupa rumah dinas Kapolri di Jalan Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sehingga selama menjabat itu, Hoegeng dan keluarga diketahui tetap tinggal di rumahnya di Jalan Madura, Jakarta Pusat.

“Papi tidak mau rumahnya dikawal-kawal dan ada pos jaga ‘monyet’ di depan pintu masuk rumahnya. Papi ingin rumahnya terbuka dan tidak menyeramkan buat masyarakat. Dan masih banyak lagi fasilitas lainnya yang Papi tolak,” jelas Didit.

Setelah diberhentikan sebagai Kapolri, Hoegeng juga tetap menolak adanya pengawalan di rumahnya.

Padahal, saat itu ia mendapatkan ancaman pembunuhan dari orang tak dikenal. Hoegeng akhirnya menerima pengawalan itu setelah Kepolri yang baru, Anton Soedjarwo memaksanya. Hal itu karena takut terjadi hal yang tak diinginkan terjadi.

Meskipun mempersilakan pengawalan dilakukan, namun Hoegeng meminta agar pengawalan yang dilakukan tidak mencolok dan membatasi kesehariannya bersama keluarga.

Selain jujur dan sederhana, selama berkarir di kepolisian itu Hoegeng juga dikenal akan prestasinya.

Berikut sejumlah tanda jasa yang pernah diterimanya :


Bintang Gerilya
Bintang Dharma
Bintang Bhayangkara I
Bintang Kartika Eka Paksi I
Bintang Jalasena I
Bintang Swa Buana Paksa I
Satya Lencana Sapta Marga
Satya Lencana Perang Kemerdekaan (I dan II)
Satya Lencana Peringatan Kemerdekaan
Satya Lencana Prasetya Pancawarsa
Satya Lencana Dasa Warsa
Satya Lencana GOM I
Satya Lencana Yana Utama
Satya Lencana Penegak
Satya Lencana Ksatria Tamtama

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi kapolri Hoegeng Imam Santoso
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top