Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ditunggu Keluarga Tak Kunjung Pulang, Dokter Ini Ternyata Tewas Ditembak Polisi, Diduga Teroris

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur karena SU melawan saat hendak ditangkap.
Anggota Densus 88 Anti Teror bersiaga usai melakukan penggerebekan/Antara-Wahdi Septiawan
Anggota Densus 88 Anti Teror bersiaga usai melakukan penggerebekan/Antara-Wahdi Septiawan

Ditembak karena melawan petugas

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur karena yang bersangkutan melakukan perlawanan secara agresif saat hendak ditangkap.

"Saat penangkapan, SU melakukan perlawanan terhadap petugas secara agresif dengan menabrakkan mobilnya ke arah petugas yang sedang menghentikannya," katanya dikutip dari Antara.

Diceritakannya, saat kejadian itu petugas yang naik di belakang mobil double cabin yang dikemudikan SU mencoba memberikan peringatan.

Namun, SU justru menggeber mobilnya dan melaju dengan kencang serta membawa mobil ke kanan dan ke kiri atau zig zag dengan tujuan menjatuhkan petugas.
"Kemudian menabrak kendaraannya ke arah masyarakat yang melintas," katanya.

Karena situasi yang dapat membahayakan jiwa petugas dan masyarakat, lanjut dia, petugas melakukan tindakan dengan melumpuhkan SU.

"Tindakan tegas terukur mengenai di punggung atas dan bagian pinggul kanan bawah," terangnya.

Setelah berhasil dilumpuhkan itu petugas sempat melarikan SU ke rumah sakit. Namun nahasnya nyawa SU tak berhasil diselamatkan.

Dijelaskannya, SU diduga anggota jaringan teroris kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Ia juga pernah menjabat sebagai amir khidmat, menjabat deputi dakwah dan informasi.

"Yang bersangkutan juga sebagai amir JI dan juga penanggung jawab Ilal ahmar sosiety," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Sumber : Solopos, Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper