Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tiket Olimpiade Beijing Tak Dijual ke Masyarakat Umum

Tiket untuk Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpiade mendatang di Beijing tidak akan dijual kepada masyarakat umum.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 18 Januari 2022  |  10:19 WIB
Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. - Istimewa
Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Tiket untuk Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpiade mendatang di Beijing tidak akan dijual kepada masyarakat umum akibat belum hilangnya Covid-19, menurut pengumuman Komite Penyelenggara Olimpiade Musim Dingin Beijing kemarin.

"Terkait situasi pencegahan dan pengendalian epidemi yang suram dan kompleks [dan] untuk melindungi kesehatan dan keselamatan personel dan penonton Olimpiade, kami telah memutuskan untuk mengubah rencana awal penjualan tiket publik," menurut pihak panitia.

Kelompok penonton akan diundang di lokasi selama pertandingan dan akan diminta untuk secara ketat mematuhi persyaratan pencegahan dan pengendalian Covid-19 sebelum, selama dan setelah menonton pertandingan, menurut keterangan panitia seperti dikutip CNN.com, Selasa (18/1/2022).

Dalam pernyataannya, Komite Olimpiade Internasional mengatakan mereka yang hadir adalah penduduk daratan China yang memiliki "penanggulangan Covid-19" yang diperlukan.

Pengumuman itu muncul setelah Beijing melaporkan kasus pertama varian Omicron yang sangat menular pada 15 Januari.

Olimpiade Musim Dingin Beijing sendiri akan dimulai pada 4 Februari, sebelum Paralimpiade Musim Dingin dimulai pada 4 Maret.

Penyelenggara akan mengelar olimpiade dengan sistem lingkaran (loop) tertutup yang hanya dapat diakses oleh peserta Olimpiade. Rencana itu tetap berlaku di tengah penyebaran cepat varian Omicron.

Sebagaimana diuraikan dalam buku pedoman pertandingan yang diterbitkan pada bulan Desember, sistem loop tertutup akan mencakup tempat, hotel resmi, dan layanan transportasi acara itu sendiri.

Peserta yang divaksinasi penuh akan dapat memasuki loop tertutup tanpa dikarantina, sementara mereka yang tidak divaksinasi perlu dikarantina selama 21 hari setelah tiba di Beijing.

Pengecualian medis dipertimbangkan berdasarkan kasus per kasus dan akan diberikan kepada mereka yang tidak divaksinasi.

Beberapa negara, seperti Amerika Serikat (AS) dan Kanada, telah mengamanatkan agar semua anggota tim divaksinasi.

Selama olimpiade, para peserta akan menjalani pemantauan dan pengujian kesehatan setiap hari dan tidak akan melakukan kontak dengan masyarakat umum.

Mereka yang positif terpapar tidak dapat melanjutkan pertandingan, sedangkan mereka yang bergejala akan tinggal di rumah sakit yang ditunjuk untuk perawatan dan mereka yang tidak menunjukkan gejala akan dipindahkan ke fasilitas isolasi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

olimpiade Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top