Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korut Kembali Luncurkan Rudal Balistik, Sejumlah Bandara di AS Tunda Penerbangan

Penerbangan di sejumlah bandara wilayah pantai barat Amerika Serikat (AS) terpaksa dihentikan untuk sementara akibat peluncuran rudal balistik Korea Utara (Korut).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 12 Januari 2022  |  06:40 WIB
Rudal balistik Korea Utara - reuters
Rudal balistik Korea Utara - reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Penerbangan di sejumlah bandara wilayah pantai barat Amerika Serikat (AS) terpaksa dihentikan untuk sementara akibat peluncuran rudal balistik Korea Utara (Korut), menurut Badan Penerbangan Federal kemarin.

"Sebagai tindakan pencegahan, FAA untuk sementara menghentikan keberangkatan di beberapa bandara di sepanjang pantai barat pada Senin malam," kata FAA dalam sebuah pernyataan tentang tindakan langka tersebut sebagaimana dikutip ChannelNewsAsia.com, Rabu (12/1/2022).

Menurut FAA, operasi penuh dilanjutkan dalam waktu kurang dari 15 menit. FAA secara teratur mengambil tindakan pencegahan," menurut laporan itu.

Badan tersebut, yang mengatur penerbangan komersial dan swasta, tidak secara langsung menghubungkan penghentian itu dengan peluncuran rudal Korea Utara. Sedangkan, militer AS mengatakan tidak memerintahkan tindakan tersebut.

Akan tetapi, ketika ditanya tentang peluncuran rudal oleh Korea Utara dan kaitannya dengan bandara, Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki menjawab: "Saya percaya menahan penerbaangan selama 15 menit karena mereka sangat berhati-hati."

Penundaan penenerbangan tampaknya telah diperintahkan hanya beberapa menit setelah peluncuran yang berlangsung sekitar 22:27 GMT Senin, atau 17:27 di pantai barat Waktu Standar Pasifik.

Peluncuran rudal kedua dalam seminggu oleh Korea Utara yang bersenjata nuklir diyakini sebagai rudal balistik jarak pendek yang jatuh ke laut timur semenanjung Korea setelah terbang 700 km, menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.

Rudal tersebut mencapai ketinggian 60 km dan kecepatan Mach 10, atau sepuluh kali kecepatan suara.

Laporan publik di media sosial menunjukkan bahwa pesawat yang bersiap untuk lepas landas disuruh berhenti di beberapa bandara AS.

Dalam rekaman yang diunggah online, pengontrol lalu lintas udara Bandara Burbank terdengar memberi tahu seorang pilot untuk mendarat karena "semacam masalah keamanan nasional sedang terjadi."

Wartawan Washington Times, Bill Gertz mengatakan dalam sebuah tweet bahwa penerbangannya di bandara Reno, Nevada, tepat di sebelah timur perbatasan California utara, juga ditahan di darat selama sekitar 20 menit.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Korea Utara rudal
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top