Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Protokol Kesehatan Covid-19 SKD CPNS 2021

Pandemi Covid-19 yang masih merebak membuat pelaksanaan seleksi CPNS 2021 termasuk tahapan SKD dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 14 September 2021  |  14:54 WIB
Peserta bersiap mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pemkot Madiun 2021 di Aula Asrama Haji Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa (14/9/2021). SKD pengadaan CASN Pemkot Madiun 2021 diikuti 3.292 orang peserta yang memperebutkan 300 formasi. ANTARA FOTO - Siswowidodo
Peserta bersiap mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pemkot Madiun 2021 di Aula Asrama Haji Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa (14/9/2021). SKD pengadaan CASN Pemkot Madiun 2021 diikuti 3.292 orang peserta yang memperebutkan 300 formasi. ANTARA FOTO - Siswowidodo

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah mulai melakukan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021 untuk tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD). Beberapa kementerian/lembaga sudah melakukannya.

Berdasarkan catatan Bisnis, setidaknya ada 10 kementerian/lembaga yang sedang melaksanakan SKD.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 3 September sampai 19 Oktober, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 2 September sampai 13 Oktober, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) 4 sampai 5 September.

Lalu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2 September sampai 30 September, Kejaksaan Agung (Kejagung) 2 September, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) 3 September sampai 6 Oktober, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (Kementerian LHK) 2 September hingga 11 Oktober.

Kemudian, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokraasi 2 September sampai 17 Oktober, Kementerian Luar Negeri 2 sampai 4 September, Badan Pengawas Pemilu 2 September sampai 7 Oktober.

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU) termasuk materi yang diujikan dalam SKD CPNS 2021.

TWK adalah tes yang akan menguji seberapa dalamkah pengetahuan pelamar mengenai kebangsaan Indonesia, terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada TIU, terdapat tiga jenis tes meliputi sinonim, antonim, kelompok kata, persamaan kata (analogi), dan tes kemampuan numerik atau logika berhitung.

Ketua Panitia Seleksi Nasional Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana memantau pelaksanaan ujian SKD PNS di titik lokasi mandiri Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Senin (13/9/2021)./kemendagri.go.id

Apresiasi

Ketua Panitia Seleksi Nasional Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengapresiasi penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan ujian SKD PNS di titik lokasi mandiri Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri.

Hal itu disampaikan Bima saat meninjau langsung pelaksanaan ujian tersebut, Senin (13/9/2021).

Dia menjelaskan, dalam melakukan seleksi Calon PNS (CPNS), protokol kesehatan menjadi hal mutlak untuk diterapkan. Ini sesuai dengan syarat yang diberikan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional.

Pihaknya terus memastikan setiap pelaksanaan seleksi CPNS ini di seluruh titik lokasi telah menerapkan protokol kesehatan.

"Kita ingin menjaga peserta lain, kita ingin menjaga panitianya, dan masyarakat," ujar Bima.

Bima mengatakan, pelaksanaan ujian SKD yang berlangsung di Kantor BPSDM Kemendagri telah memenuhi standar protokol kesehatan (prokes) yang ditentukan. Protokol tersebut baik berupa pemakaian masker, menjaga jarak, menunjukkan hasil tes Covid-19.

Setelah melakukan peninjauan, dia juga menilai, lokasi tes hanya diisi seperempat dari kapasitas ruangan.

"Jadi itu semua sudah memenuhi syarat," kata Bima.

Pandemi Covid-19 yang masih merebak membuat pelaksanaan seleksi CPNS 2021 termasuk tahapan SKD dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

24 Poin 

Kemendagri sendiri menerapkan protokol tersebut dengan mengacu pada surat rekomendasi Satgas Covid-19 DKI Jakarta, Nomor: 989/-1.772.1 tanggal 3 September 2021 tentang Rekomendasi Pelaksanaan SKD Pengadaan PNS Kemendagri Tahun 2021.

Rekomendasi tersebut berisi 24 poin yang perlu dilakukan oleh penyelenggara. Beberapa di antaranya: penyelenggara diminta agar membentuk Satgas internal untuk menerapkan, mengawasi, dan bertanggung jawab atas pelaksanaan penegakan disiplin protokol kesehatan. Kemudian jumlah peserta juga dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas ruangan, dan membagi pelaksanaan SKD ke dalam beberapa sesi.

Panitia seleksi telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana sesuai prokes di antaranya: masker dan faceshield; hand sanitizer; tempat cuci tangan dengan air mengalir; penyemprotan cairan disinfektan; tanda pembatas jarak antar peserta; ruang isolasi bagi peserta dengan suhu tubuh ≥ 37,3 derajat Celcius; pengukur suhu tubuh; dan peralatan dan obat-obatan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).

Tak hanya itu, untuk mencegah terjadinya kerumunan peserta, pengantar peserta, dan masyarakat setempat dalam pelaksanaan SKD, tahun ini panitia seleksi tidak menyediakan LCD proyektor yang menampilkan hasil seleksi peserta di ruang publik/ruang tunggu peserta seperti tahun sebelumnya. Hasil seleksi para peserta dapat disaksikan secara langsung (live score) dan real time melalui kanal youtube resmi BKN.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

CPNS bkn Pelaksanaan SKD CPNS
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top