Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPKM Darurat, Luhut Minta TNI - Polri Bantu Penyaluran Bantuan Pangan

Pelibatan TNI Polri dilakukan untuk pemerintah mempercepat penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat yang terdampak PPKM Darurat.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 12 Juli 2021  |  19:15 WIB
PPKM Darurat, Luhut Minta TNI - Polri Bantu Penyaluran Bantuan Pangan
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. - ANTARA
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah melibatkan TNI - Polri untuk mempercepat penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat selama pelaksanaan PPKM Darurat.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan perintah Presiden Joko Widodo.

“Bantuan beras akan diberikan oleh pemerintah. Perintah Presiden nanti TNI - Polri akan bagi-bagikan [beras] karena perintah Presiden tidak boleh rakyat sampai kelaparan,” katanya saat konferensi pers virtual, Senin (12/7/2021).

Dia menerangkan bahwa pemerintah akan bergerak cepat dalam penyaluran bantuan pangan ini. Menurutnya, wilayah dengan kekurangan beras akan diprioritaskan dalam penyaluran ini.

“Semua titik yang memungkinkan ada kekurangan pangan, kekurangan beras akan dibagikan oleh TNI dan mungkin akan berlaku mulai hari Rabu ini,” terangnya.

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi menerangkan bahwa penyaluran Bantuan Sosial dilakukan Kementerian Sosial.

Kementerian setidaknya menyiapkan beberapa jenis bantuan yakni program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non-tunai (BPNT), kartu sembako serta bantuan sosial tunai (BST).

“Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, Program PKH yang menjangkau 10 juta Keluarga Penerima Manfaat [KPM], pencairannya dimajukan pada triwulan ketiga yaitu bulan ini, bulan Juli 2021,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kartu sembako akan menjangkau 18,8 juta penerima manfaat. Selain itu, bantuan tunai yang diberikan kepada 10 juta KPM disalurkan selama dua bulan yakni Mei dan Juni yang dibayarkan sekaligus dua bulan pada Juli 2021.

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,96 triliun bagi 10 juta penerima manfaat PKH, Rp45,12 triliun untuk 18,8 Juta Penerima Kartu Sembako dan Rp6,1 triliun bagi 10 juta Penerima Bantuan Sosial Tunai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni Presiden Joko Widodo PPKM Darurat
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top