Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sadis! Tentara Myanmar Bantai 20 Warga Sipil, Korban Tewas Jadi 845 Orang

20 warga sipil dalam bentrokan yang melibatkan pasukan keamanan Myanmar dengan penduduk di wilayah delta sungai Ayeyarwady.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 06 Juni 2021  |  15:16 WIB
Seorang pria mengacungkan salam tiga jari, simbol perlawanan sipil terhadap kudeta dan junta militer Myanmar, ketika melewati ban terbakar sewaktu unjuk rasa menentang kudeta di Mandalay, Myanmar, 1 April 2021./Antara - Reuters/Stringer
Seorang pria mengacungkan salam tiga jari, simbol perlawanan sipil terhadap kudeta dan junta militer Myanmar, ketika melewati ban terbakar sewaktu unjuk rasa menentang kudeta di Mandalay, Myanmar, 1 April 2021./Antara - Reuters/Stringer

Bisnis.com, JAKARTA--Pasukan keamanan Myanmar dilaporkan telah membunuh 20 orang dalam bentrokan dengan penduduk desa yang hanya bersenjatakan ketapel dan busur di wilayah delta sungai Ayeyarwady. 

Jika dikonfirmasi, jumlah korban tewas akan menjadi salah satu hari kekerasan terburuk di negara itu dalam hampir dua bulan.

Khit Thit Media dan Delta News Agency melaporkan bahwa 20 warga sipil tewas dan lebih banyak lagi terluka kemarin. Insiden itu berawal ketika penduduk desa mencoba melawan saat tentara menyerang penduduk dengan dalih tengah melakukan pencarian senjata.

Sebuah kelompok pemantau lokal memperkirakan bahwa sekitar 845 orang telah dibunuh oleh pasukan keamanan sejak tentara menggulingkan pemerintah yang dipilih secara demokratis di negara itu pada 1 Februari lalu.

Bangkitnya kelompok sipil bersenjata di Myanmar telah memicu ketakutan akan perang saudara berskala penuh.

Bentrokan pecah sebelum fajar kemarin di desa Hlayswe, 150 km (100 mil) arah barat laut kota utama Yangon, ketika tentara mengatakan mereka datang untuk mencari senjata, menurut laporan setidaknya empat media lokal dan seorang penduduk.

“Masyarakat di desa hanya memiliki panah dan banyak korban di pihak masyarakat,” kata warga yang meminta tidak disebutkan namanya karena takut akan pembalasan seperti dikutip TheGuardian.com, Minggu (6/6/2021).

Berita televisi pemerintah menyatakan tiga "teroris" tewas dan dua ditangkap di Hlayswe ketika pasukan keamanan menangkap seorang pria yang dituduh berkomplot melawan negara.

Televisi pemerintah MRTV melaporkan bahwa pasukan keamanan diserang dengan senapan angin dan anak panah. Setelah baku tembak, mayat tiga penyerang ditemukan, katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

myanmar korban tewas
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top