Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Viral Video Vaksin Covid-19 Mengandung Magnet, Ini Kata Kemenkes

Beberapa video tentang hoaks itu sudah beredar di media sosial menunjukkan seseorang meletakkan koin uang Rp1.000 di lengan bekas suntikan vaksinasi Covid-19.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 29 Mei 2021  |  09:52 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi turut mengomentari video viral dengan narasi yang menyebutkan vaksin Covid-19 mengandung cip mikro magnetis.

Beberapa video tentang hoaks itu sudah beredar di media sosial. Unggahan-unggahan tersebut menunjukkan seseorang meletakkan koin uang Rp1.000 di lengan bekas suntikan vaksinasi Covid-19.

Hasilnya koin menempel seolah membuktikan narasi vaksin Covid-19 yang mengandung mikrocip magnetis adalah benar.

Nadia mengatakan vaksin mengandung bahan aktif dan non aktif. Bahan aktif itu berisi antigen dan bahan non aktif berisi zat untuk menstabilkan, menjaga kualitas vaksin agar saat disuntikan masih baik.

Di sisi lain, jumlah cairan yang disuntikan hanya 0,5 cc dan akan segera menyebar di seluruh jaringan sekitar, sehingga tidak ada carian yg tersisa. Dia pun menolak klaim bahwa uang koin yang menempel itu sebab pecahan uang logam Rp1.000 terbuat dari nikel atau tak akan melekat dengan magnet.

''Sebuah logam dapat menempel di permukaan kulit yang lembab biasanya disebabkan keringat. Pecahan uang logam seribu rupiah terbuat dari bahan nikel dan nikel bukan bahan yang bisa menempel karena daya magnet,'' ucapnya.

Terkait video bernarasi vaksin Covid-19 mengandung cip mikro magnetis itu, otoritas kesehatan telah menyatakannya sebagai hoaks atau disinformasi. Masyarakat pun diminta tidak terpengaruh.

Ketua Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Profesor Sri Rezeki Hadinegoro mengatakan narasi tersebut perlu dikaji dengan baik. Dia menjelaskan lubang jarum suntik sangat kecil, tidak ada partikel magnetik yang bisa melewati.

''Vaksin berisi protein, garam, lipid, pelarut, dan tidak mengandung logam. Jadi perlu dijelaskan bahwa berita itu hoaks,'' katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes hoax Vaksin Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top