Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cek Fakta: Vaksin Covid-19 Mengandung Cip Mikro Magnetis?

Beberapa video yang menunjukkan seseorang meletakkan koin uang Rp1.000 di lengan bekas suntikan vaksinasi Covid-19. Benarkah klaim tersebut?
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 28 Mei 2021  |  13:22 WIB
Vaksinasi Covid-19 untuk dosen dan tenaga kependidikan di Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah, Senin (24/5/2021)./Antara - Akhmad Nazaruddin Lathif
Vaksinasi Covid-19 untuk dosen dan tenaga kependidikan di Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah, Senin (24/5/2021)./Antara - Akhmad Nazaruddin Lathif

Bisnis.com, JAKARTA – Baru-baru ini beredar sejumlah video di media sosial dengan narasi yang menyebutkan vaksin Covid-19 mengandung cip mikro magnetis. Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa narasi tersebut tidak benar dan masyarakat diminta tidak terpengaruh.

Beberapa video tentang hoaks tersebut sudah banyak beredar di media sosial. Unggahan-unggahan tersebut menunjukkan seseorang meletakkan koin uang Rp1.000 di lengan bekas suntikan vaksinasi Covid-19.

Hasilnya koin menempel seolah membuktikan narasi vaksin Covid-19 yang mengandung cip mikro magnetis adalah benar.

Ketua Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Sri Rezeki Hadinegoro mengatakan persoalan tersebut perlu dikaji dengan baik. Dia menjelaskan lubang jarum suntik sangat kecil, tidak ada partikel magnetik yang bisa melewatinya.

“Vaksin berisi protein, garam, lipid, pelarut, dan tidak mengandung logam. Jadi perlu dijelaskan bahwa berita itu hoaks,” tegasnya, mengutip keterangan resmi Kemenkes, Jumat (28/5/2021).

Lebih lanjut, Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi mengatakan vaksin mengandung bahan aktif dan nonaktif, di mana bahan aktif berisi antigen dan bahan nonaktif berisi zat untuk menstabilkan, menjaga kualitas vaksin agar saat disuntikan masih baik.

Adapun, jumlah cairan yang disuntikan hanya 0,5 cc dan akan segera menyebar di seluruh jaringan sekitar, sehingga tidak ada carian yang tersisa.

“Sebuah logam dapat menempel di permukaan kulit yang lembab biasanya disebabkan keringat. Pecahan uang logam seribu rupiah terbuat dari bahan nikel dan nikel bukan bahan yang bisa menempel karena daya magnet,” jelasnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes vaksinasi Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top