Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Video Detik-Detik Kerusuhan di AS: Pendukung Trump Geruduk Capitol Hill

Dalam tayangan video yang beredar di media sosial, terlihat kerumunan massa melewati polisi yang mencoba menghalangi mereka untuk memasuki gedung Capitol Hill.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 07 Januari 2021  |  14:23 WIB
Para pendukung Presiden Donald Trump menyerbu Gedung Kongres AS, Capitol, di Washington, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2020), dan bentrok dengan polisi selama demonstrasi untuk menentang pengesahan hasil Pemilihan Presiden AS 2020 oleh Kongres/Antara - Reuters/Shannon Stapleton / tm
Para pendukung Presiden Donald Trump menyerbu Gedung Kongres AS, Capitol, di Washington, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2020), dan bentrok dengan polisi selama demonstrasi untuk menentang pengesahan hasil Pemilihan Presiden AS 2020 oleh Kongres/Antara - Reuters/Shannon Stapleton / tm

Bisnis.com, JAKARTA - Kongres mengesahkan kemenangan Joe Biden sebagai Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) di gedung Capitol Hill, Washington DC, pada Rabu (6/1/2021). Kabar tersebut mengundang reaksi pendukung Donald Trump melakukan demonstrasi sehingga menimbulkan kerusuhan.

Mengutip dari Washington Post pada Kamis (7/1/2021), Donald Trump terus membantah hasil pemilu tanpa bukti sehingga mendorong para pendukungnya untuk menghadiri rapat umum kongres secara langsung.

Diberitakan bahwa Trump naik ke panggung sekitar tengah hari untuk mengaum dan mengklaim bahwa dia telah memenangkan Pilpres AS.

Mengutip dari CBS News pada Kamis (7/1/2021), ketika kekacauan terjadi, Trump justru mengatakan kepada para pendukungnya untuk pulang. Namun, dia tetap mengulangi klaim kemenangan palsu serta menghasut bahwa hasil pemilu telah dicuri tim Joe Biden.

"Kita harus damai, kita harus punya hukum dan ketertiban," kata Trump seperti dikutip CBS News, Kamis (7/1/2021).

Dalam tayangan video yang beredar di media sosial, terlihat kerumunan massa melewati polisi yang mencoba menghalangi mereka untuk memasuki gedung Capitol Hill. Hal itu terjadi ketika anggota parlemen di dalam memperdebatkan penghitungan suara yang mengonfirmasi kemenangan Joe Biden.

Dalam video yang berdurasi 1 menit tersebut terlihat polisi yang berjaga di depan gedung Capitol kewalahan oleh kerumunan massa yang membuat mereka bergerak mundur.

Massa pendukung Trump secara bar-bar berhasil menggeruduk atau masuk secara paksa ke gedung dengan mengibarkan beragam bendera. Salah satunya bendera yang bertuliskan 'Trump 2020'.

Mengutip dari The New York Times pada Kamis (7/1/2021), seluruh dunia yang tengah menyaksikan keadaan tersebut dilanda cemas dan tidak percaya.

Banyak dari mereka yang mengikuti siaran langsung massa yang memaksa masuk ke Capitol AS. melihatnya sebagai peringatan keras dan mengganggu bagi semua negara demokrasi dunia.

“Kami saat ini menyaksikan serangan terhadap dasar-dasar struktur dan institusi demokrasi. Ini bukan hanya masalah nasional AS, tetapi mengguncang dunia, setidaknya semua negara demokrasi," ,” kata Peter Beyer, koordinator pemerintah Jerman untuk urusan trans-Atlantik, yang menonton adegan dari Washington di TV.

Berikut video detik-detik isimpatisan Trump menggeruduk gedung Capitol Hill, Washington DC:

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump Pilpres AS 2020 Joe Biden
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top