Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Luar Biasa! Prabowo-Sandi Reuni di Kabinet Jokowi

Masuknya Sandiaga setelah pengumuman reshuffle kabinet oleh Presiden Jokowi akhirnya mempertemukan kembali duet maut pada Pilpres 2019, yaitu Prabowo-Sandi.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 22 Desember 2020  |  17:18 WIB
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) berjabat tangan usai memberikan keterangan pers terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) berjabat tangan usai memberikan keterangan pers terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - “Tidak ada musuh atau teman abadi di dalam politik, yang ada hanya kepentingan abadi”. Adagium atau peribahasa tersebut paling pas menggambarkan perombakan atau reshuffle kabinet yang baru saja diumumkan Presiden Joko Widodo.

Selasa sore (22/12/2020), Jokowi mengumumkan enam orang untuk masuk ke dalam Kabinet Indonesia Maju. Keenam tokoh tersebut, yaitu Tri Rismaharini, Budi Gunadi Sadikin, Yaqut Cholil Quoumas, Wahyu Sakti Trenggono, Muhammad Luthfi, dan Sandiaga Uno.

Dibandingkan lima orang, nama Sandiaga Uno bisa dikatakan paling mengagetkan masyarakat. Masuknya Sandiaga setelah pengumuman reshuffle kabinet akhirnya mempertemukan kembali duet maut pada Pilpres 2019, yaitu Prabowo-Sandi.

Seperti diketahui, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berpasangan pada saat kontestasi Pemilihan Presiden RI 2019. Kala itu, Sandi masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI mendampingi Anies Baswedan. Pada malam terakhir jelang pendaftaran capres, parpol koalisi pendukung Prabowo sepakat menunjuk dirinya maju sebagai cawapres.

Sandi mengatakan dia telah berkonsultasi dengan Prabowo dan Anies sebelum memutuskan maju dalam kontestasi Pilpres 2019. Alih-alih cuti, Sandi memilih mundur dan berhenti sebagai wakil gubernur sekaligus kader Partai Gerindra.

Pasangan Prabowo-Sandi akhirnya resmi menantang paslon nomor urut 1, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Perseteruan Pilpres 2019 benar-benar tidak bisa dilupakan. Kedua pasangan sama-sama mengeluarkan berbagai jurus demi memenangkan kursi Presiden-Wakil Presiden periode 2019-2024.

Sayangnya, perseteruan saat kampanye Pilpres 2019 menimbulkan luka mendalam. Masyarakat terpolarisasi, Prabowo-Sandi dan pendukungnya memutuskan menjadi oposisi. Langkah Sandi menjadi RI 2 terhenti lantaran pasangan calon nomor urut 1 Joko Widodo - Ma'ruf Amin keluar sebagai pemenang Pilpres 2019.

Lagi-lagi, tidak ada kawan dan lawan abadi dalam politik. Prabowo Subianto menerima pinangan Jokowi sebagai Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju. Sandiaga Uno pun gigit jari.

Setelah Prabowo tak lagi berstatus oposisi, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu memilih untuk rehat sejenak dari dunia politik sejak kontesasi lima tahunan itu. Sebagai salah satu pencetus program OKOCE, Sandiaga memilih jalan untuk membantu mengembangkan kewirausahaan untuk generasi muda melalui berbagai platform media sosialnya, khususnya selama pandemi Covid-19.

Namun, roda takdir ternyata kembali memilih Sandi untuk aktif dalam dunia politik. Pada 7 Deseber 2020, Sandiaga mengabarkan bahwa dia dan istrinya positif Covid-19. Setelah dua minggu menjalani isolasi mandiri, Sandi kembali membuat gebrakan.

Tanpa disangka-sangka, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wisnutama. Pasangan legenda Prabowo-Sandi akhirnya reuni. Dari sebelumnya oposisi kini masuk ke dalam tim inti kabinet Jokowi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Reshuffle Kabinet sandiaga uno prabowo-sandi
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top