Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Usut Tuntas! Anggota DPR Khawatir Penembakan Simpatisan FPI Jadi Alat Adu Domba

Plh. Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan pemberitaan seputar insiden tersebut.
David Kurniawan
David Kurniawan - Bisnis.com 08 Desember 2020  |  09:26 WIB
Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. - Antara
Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Insiden penembakan yang menyebabkan tewasnya 6 orang anggota Front Pembela Islam (FPI) dianggap potensial dijadikan alat adu domba di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, Plh. Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan pemberitaan seputar insiden tersebut. 

"Insiden seperti ini potensial dan kerap dijadikan sebagai alat untuk mengadu domba kelompok-kelompok tertentu di masyarakat. Harus diyakini bahwa masalah ini akan lebih mudah diselesaikan jika semua pihak menahan diri," ujarnya dalam pesan singkat yang diterima Bisnis, Selasa (8/12/2020).

Saat ini, kata dia, sudah ada beberapa lembaga yang mau mengusut dan mendalami kejadian tersebut. Salah satunya Komnas HAM yang ingin membentuk tim pemantauan dan penyidikan. 

"Semoga, hasil kerja komnas HAM ini dapat memberikan penjelasan kepada publik terkait duduk persoalan yang sebenarnya," tutur Saleh.

Dia menegaskan agar kasus ini tetap diselesaikan secara hukum dengan prinsip keterbukaan. Pasalnya, ada dua versi cerita berbeda antara pihak Kepolisian dengan FPI.

"Saya dengar, kasus ini melibatkan aparat kepolisian dan anggota FPI. Siapa saja yang terlibat dan bagaimana kejadiannya masih perlu didalami," tegasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr fpi habib rizieq
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top