Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Update Covid-19 di Luar Negeri: Bertambah 4 WNI Positif di AS

Kemenlu mencatat sudah ada 1.988 WNI yang terpapar wabah itu di luar negeri, dengan 1.392 orang telah sembuh, 158 orang meninggal dunia dan 438 orang.
Petugas medis memperlihatkan sampel darah pengemudi angkutan umum saat tes cepat (Rapid Test) COVID-19 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Petugas medis memperlihatkan sampel darah pengemudi angkutan umum saat tes cepat (Rapid Test) COVID-19 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri melaporakan penambahan empat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dari warga negara Indonesia (WNI).

Data Kementerian Luar Negeri hingga hari ini, Kamis (26/11/2020) pagi, menunjukkan seluruh kasus baru virus Corona berasal dari WNI yang berdomisili di Amerika Serikat. Dengan begitu, sudah ada 111 WNI yang dilaporkan positif Covid-19 di Negeri Paman Sam dengan 20 orang di antaranya meninggal dunia.

Pada saat yang sama, Kemenlu melaporkan ada penambahan 4 kasus sembuh per hari ini. Dua di antaranya merupakan WNI yang berdomisili di AS, sedangkan dua lainnya di Yordania.

Tidak ada penambahan kasus meninggal dunia dari WNI yang terpapar Covid-19 di luar negeri. Dengan demikian, Kemenlu mencatat sudah ada 1.988 WNI yang terpapar wabah itu di luar negeri.

Bila dirincikan, maka WNI yang sudah sembuh mencapai 1.392 orang dengan 158 orang yang meninggal dunia. Jumlah WNI yang masih dirawat akibat wabah tersebut mencapai 438 orang.

Adapun, persentase kesembuhan WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri hari ini menjadi 70 persen, masih sama dengan hari sebelumnya.

Pada Rabu (25/11/2020), Kemenlu melaporkan penambahan WNI positif Covid-19 yang berdomisili di Arab Saudi, Finlandia dan Vatikan. Pada saat yang sama, WNI di Vatikan dinyatakan sembuh.

Hingga saat ini, Arab Saudi tercatat menjadi negara dengan jumlah WNI terpapar Covid-19 tertinggi yang diikuti Malaysia dan Qatar.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper