Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Edhy Prabowo: Jangan Tinggalkan Kampus Kalau Mau Berhasil

Ia meminta agar kalangan anak muda jangan sampai meninggalkan kampus perguruan tinggi sebagai salah satu jenjang pendidikan bila ke depannya ingin sukses menjalani kehidupan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 November 2020  |  13:12 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo - Antara/Hafidz Mubarak A
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo - Antara/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA - Perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan suatu negara. Anak muda yang ingin berhasil diminta untuk tidak meninggalkan kampus.

Pesan tersebut disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/11/2020).

Ia meminta agar kalangan anak muda jangan sampai meninggalkan kampus perguruan tinggi sebagai salah satu jenjang pendidikan bila ke depannya ingin sukses menjalani kehidupan.

"Jangan pernah meninggalkan kampus kalau mau berhasil," kata Edhy Prabowo.

Menurut Edhy Prabowo kampus merupakan gudang para intelektual yang bisa berperan penting bagi kemajuan suatu bangsa, termasuk di sektor kelautan dan perikanan.

Untuk itu, Edhy mengajak agar berbagai perguruan tinggi dapat memperbanyak kajian-kajian kritis agar bisa menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kampus, Menteri Edhy menegaskan komitmennya untuk menghibahkan kapal-kapal para pencuri ikan, terutama kapal asing ke kampus-kampus yang memiliki jurusan kelautan dan perikanan.

Menurut dia, kapal-kapal tersebut akan lebih bermanfaat jika digunakan untuk pembelajaran oleh para peserta didik di kampus-kampus perikanan.

Sebelumnya, KKP menyatakan telah memberikan pelatihan terkait sektor kelautan dan perikanan kepada hingga sebanyak 47.000 orang di berbagai daerah, yang dibantu dengan adanya teknologi penghubung jarak jauh.

"Kalau dulu itu ditargetkan kita hanya melatih 1.500 orang satu Indonesia per tahunnya, ternyata sekarang sejak pandemi, kita bisa melatih hingga 47.000 orang pada bulan Januari-Oktober 2020 ini. Jadi ternyata dengan menggunakan teknologi, kita bisa memperbanyak layanan kita," kata Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) KKP Sjarief Widjaja.

Untuk itu, Sjarief menegaskan ke depan kegiatan penyuluhan sektor kelautan dan perikanan juga akan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital.

Sjarief mengajak seluruh penyuluh untuk menjadi motor penggerak masyarakat di wilayahnya dengan terus mengasah keahlian menggunakan teknologi digital.

Menurut dia, selain berorientasi pada produktivitas, kinerja penyuluh perikanan harus mengedepankan efektivitas dan efisiensi dalam melaksanakan tugas dan capaian target di lapangan.

Penguatan SDM yang berbasis 4.0 dan 5.0 pun ke depannya juga menjadi syarat mutlak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perguruan tinggi edhy prabowo

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top