Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Eks Jubir KPK Febri Diansyah Mundur, Terkait Independensi Lembaga?

Surat pengunduran diri Febri Diansyah telah diterima oleh biro Sumber Daya Masyarakat (SDM) Komisi Pemberantasan Korupsi.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 24 September 2020  |  13:38 WIB
Febri Diansyah, semasa menjabat Juru Bicara KPK, memberikan keterangan terkait penetapan tersangka baru kasus korupsi proyek pengadaan KTP elektronik, yakni  anggota DPR fraksi Golkar Markus Nari, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (19/7). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Febri Diansyah, semasa menjabat Juru Bicara KPK, memberikan keterangan terkait penetapan tersangka baru kasus korupsi proyek pengadaan KTP elektronik, yakni anggota DPR fraksi Golkar Markus Nari, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (19/7). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengundurkan diri dari lembaga antirasuah. Febri diketahui sempat menjadi Juru Bicara selama kurang lebih 3 tahun.

Surat pengunduran diri pria yang menjabat jubir lembaga pada Desember 2016-Desember 2019 itu telah diterima oleh biro Sumber Daya Masyarakat (SDM) KPK.

"Informasi yang saya terima, Biro SDM telah menerima surat pengunduran diri yang bersangkutan," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri, Kamis (24/9/2020).

Ali mengaku belum mengetahui alasan pengunduran diri Febri. Kendati demikian, berdasarkan informasi yang dihimpun,  revisi UU KPK menjadi latar belakang dari pengunduran diri Febri dari KPK.

Pasalnya, hampir 1 tahun bekerja pasca-revisi UU KPK, dia dan berbagai pegawai lain merasakan dampak yang luar biasa, terutama terkait masalah independensi dalam bekerja.

Febri pun belum mengonfirmasi ihwal surat pengunduran diri tersebut. Febri juga belum menjawab alasan pengunduran dirinya.

"Namun sejauh ini kami belum tahu yang menjadi alasannya," kata Ali.

Seperti diketahui, Febri Diansyah masuk menjadi pegawai KPK melalui jalur Indonesia Memanggil. Sebelum menjadi Kabiro Humas KPK, dia pernah menjadi pegawai fungsional di direktorat gratifikasi.

Namanya sempat populer kala menjadi juru bicara KPK. Namun, ketika Firli Bahuri Cs menjabat sebagai pimpinan KPK, Febri mundur dari jabatan sebagai juru bicara lembaga antirasuah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK revisi uu kpk
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top