Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Suap PTDI, Uang Sejumlah Saksi Disita KPK

Penyidik KPK menyita uang dari sejumlah saksi. Saksi lain masih akan dikonfirmasi. Uang sitaan akan bertambah?
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  17:53 WIB
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi telah menyita sejumlah uang dari sejumlah saksi terkait kasus korupsi penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia atau PTDI.

Hal itu dikonfirmasi oleh Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. Meski begitu, Ali enggan memerinci jumlah uang yang disita dari para saksi.

"Penyidik KPK saat ini telah pula melakukan penyitaan sejumlah uang dari para saksi terkait dugaan korupsi di PT DI," kata Ali saat dihubungi, Kamis (2/7/2020).

Ali mengatakan perincian uang  yang disita masih belum bisa disampaikan. Hal ini mengingat penyidik masih akan memanggil dan mengkonfirmasi kembali kepada beberapa orang saksi lainnya.

"Perincian belum bisa disampaikan. karena penyidik masih memeriksa dan akan mengkonfirmasi saksi-saksi lain. Nanti perkembangannya kami sampaikan," kata Ali.

Dalam kasus ini, sejumlah pihak diduga ikut kecipratan duit rasuah di perusahaan pelat merah yang bergerak di industri penerbangan itu.

Beberapa waktu lalu KPK menyampaikan bahwa Direktur Utama PT PAL Budiman Saleh diduga turut bersama-sama sejumlah mantan petinggi PT Dirgantara Indonesia menerima aliran uang senilai Rp96 miliar.

Uang tersebut diterima dari 6 perusahaan yang menjadi agen penjualan dan pemasaran PT Dirgantara Indonesia.

Budiman Saleh sempat menjabat sebagai Direktur Niaga dan Restrukturisasi di PT Dirgantara Indonesia sebelum akhirnya menjabat sebagai Dirut PT PAL Indonesia.

KPK juga menyatakan bahwa setelah keenam perusahaan mitra/agen penjualan dan pemasaran menerima pembayaran dari PT Dirgantara Indonesia (Persero), terdapat permintaan sejumlah uang baik melalui transfer maupun tunai sekitar Rp96 miliar.

Uang itu kemudian diterima oleh pejabat di PT Dirgantara Indonesia (persero) di antaranya tersangka Budi Santoso, Irzal Rinaldi Zailani, Arie Wibowo, dan Budiman Saleh.

Sementara itu, KPK sudah menyita uang sebesar Rp18,6 miliar dari tersangka Budi Santoso dan Irzal Rinaldi Zailani.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK ptdi
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top