Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tiga Kandidat Resmi Dirjen WTO, Ini Rekam Jejaknya

Tiga kandidat tersebut yakni Jesus Seade, mantan Wakil Direktur Jenderal WTO dari Meksiko; Ngozi Okonjo-Iweala, mantan Menteri Keuangan Nigeria dan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia; Hamid Mamdouh dari Mesir.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 10 Juni 2020  |  16:53 WIB
Kantor Pusat World Trade Organization (WTO) di Genewa Swiss. Foto: Google Maps
Kantor Pusat World Trade Organization (WTO) di Genewa Swiss. Foto: Google Maps

Bisnis.com, JAKARTA - Secara resmi, tiga negara telah mengajukan nama untuk menjadi kandidat calon Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO menggantikan Roberto Azevedo yang melepas jabatannya per akhir Agustus 2020.

Tiga kandidat tersebut yakni Jesus Seade, mantan Wakil Direktur Jenderal WTO dari Meksiko; Ngozi Okonjo-Iweala, mantan Menteri Keuangan Nigeria dan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia; Hamid Mamdouh dari Mesir.

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari menunjuk Ngozi Okonjo-Iweala sebagai kandidat dari negara itu. Okonjo-Iweala adalah mantan eksekutif Bank Dunia yang menegosiasikan penghapusan utang Nigeria pada pertengahan 2000-an.

Dia telah menjabat sebagai menteri keuangan, ekonomi dan urusan luar negeri di Nigeria, dan saat ini merupakan salah satu utusan khusus Uni Afrika untuk memobilisasi dukungan internasional bagi tanggapan benua itu terhadap pandemi coronavirus.

Sedangkan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador, menominasikan Jesus Seade yang saat ini merupakan wakil menteri hubungan luar negeri untuk Amerika Utara dan sebelumnya mengajar di universitas di Hong Kong dan China.

"Dia terus terang, dia jujur. Dia adalah pendukung pemahaman antar negara untuk memfasilitasi hubungan perdagangan," kata Obrador, dilansir Bloomberg, Rabu (10/6/2020).

Seade bergabung dengan negosiator pemerintahan Presiden Enrique Pena Nieto untuk mencapai kesepakatan awal Perjanjian Meksiko, Kanada, AS, atau United States-Mexico-Canada Agreement (USMCA). Tahun lalu, dia menegosiasikan perubahan lebih lanjut dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer untuk memenangkan dukungan Demokrat di Kongres. Perjanjian tersebut mulai berlaku 1 Juli.

Sementara itu, Mesir menjagokan pakar perdagangan internasional Abdel Hamid Mamdouh untuk jabatan tersebut. Perwakilan Tetap Mesir untuk Duta Besar Kantor PBB Alaa Youssef mengatakan bahwa dia telah menyerahkan file nominasi Mamdouh.

Mamdouh juga mendapatkan dukungan Uni Afrika pada Februari lalu. Ahli perdagangan itu memiliki pengalaman 35 tahun dalam diplomasi komersial dan negosiasi dengan lembaga internasional.

Menurut catatan biografis yang diposting di situs WTO, Mamdouh bekerja sebagai negosiator untuk Mesir sejak 1985 dan seorang senior WTO sejak 1990. Sebelum pendirian WTO, dia menjabat sebagai pejabat Sekretariat utama tentang penyusunan Perjanjian Umum tentang Perdagangan Jasa (GATS). Dia kemudian bekerja sebagai direktur Divisi Perdagangan dalam Layanan dan Investasi WTO.

Selain tiga kandidat resmi tersebut, nama-nama lain yang mengemuka diantaranya, Eloi Laourou, Duta Besar Benin untuk PBB, Arancha Gonzalez, Menteri Luar Negeri Spanyol; Phil Hogan, Komisaris Perdagangan Uni Eropa; Peter Mandelson, mantan Kepala Perdagangan UE; dan Amina Mohamed, Sekretaris Kabinet Kenya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perdagangan dirjen wto WTO
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top