Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polri Pertimbangkan Periksa Said Didu di Kediamannya Terkait Laporan Luhut

Bareskrim Polri masih pertimbangkan memeriksa Said Didu di kediamannya terkait kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 12 Mei 2020  |  16:44 WIB
Said Didu. - Bisnis/Abdullah Azzam
Said Didu. - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Bareskrim Polri masih pertimbangkan memeriksa Said Didu di kediamannya terkait dengan kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengemukakan penyidik Bareskrim Polri masih melakukan kajian terlebih dulu untuk menentukan perlu atau tidaknya Said Didu diperiksa di kediamannya selama pandemi virus corona atau Covid-19.

"Terkait permintaan pemeriksaan di rumah Said Didu, tim penyidik masih mempertimbangkan hal tersebut," tuturnya, Selasa (12/5/2020).

Sebelumnya, Said Didu kembali mangkir pada saat dipanggil tim penyidik untuk kedua kalinya pada Senin 11 Mei 2020. 

Kuasa hukum Said Didu, Letkol TNI CPM (Purn) Helvis mengatakan alasan kliennya mangkir lagi pada panggilan yang kedua karena ada pandemi virus corona atau covid-19, sehingga Helvis minta tim penyidik memeriksa kliennya di kediamannya.

Perseteruan Luhut dengan Said Didiu dipicu oleh pernyataan Said Didu dalam semua diskusi di Youtube yang menuduh Menko Marinves Luhut Pandjaitan hanya memikirkan uang dalam melakukan prioritas kebijakan selama pandemi corona.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Said Didu
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top