Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Trump Minta Perusahaan Besar Kembalikan Pinjaman Darurat Corona

Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengancam konsekuensi parah bagi perusahaan besar yang mengambil dana dari program tanpa memenuhi kriteria dan gagal mengembalikannya.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 22 April 2020  |  10:46 WIB
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam acara penandatanganan UU Otoritas Pertahanan Nasional untuk Tahun Fiskal 2020 di Pangkalan Militer Gabungan (Joint Base) Andrews, Maryland, AS, Jumat (20/12/2019). - Reuters/Leah Millis
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam acara penandatanganan UU Otoritas Pertahanan Nasional untuk Tahun Fiskal 2020 di Pangkalan Militer Gabungan (Joint Base) Andrews, Maryland, AS, Jumat (20/12/2019). - Reuters/Leah Millis

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden AS Donald Trump mengatakan akan meminta perusahaan besar untuk mengembalikan dana yang diakses dari paket stimulus federal karena pos tersebut ditujukan untuk industri kecil.

Trump mengkritik Universitas Harvard yang dilaporkan meminjam lebih dari US$8 juta melalui program tersebut. Namun Harvard mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa itu tidak benar. Harvard juga mengaku tidak menerima dana melalui Program Perlindungan Gaji Administrasi Bisnis Kecil AS.

"Laporan yang mengatakan sebaliknya tidak akurat. Presiden Trump benar bahwa tidak pantas bagi lembaga kami untuk menerima dana yang diperuntukkan bagi usaha kecil yang berjuang," kata universitas itu dalam sebuah pernyataan itu, dilansir Bloomberg, Rabu (22/4/2020).

Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengancam konsekuensi parah bagi perusahaan besar yang mengambil dana dari program tanpa memenuhi kriteria dan gagal mengembalikannya.

Pemerintahan Trump sebelumnya mendapat kecaman setelah perusahaan-perusahaan besar yang diperdagangkan secara publik, termasuk rantai restoran nasional seperti Shake Shack Inc., menerima dana darurat, sementara usaha-usaha kecil dibekukan. Shake Shack mengatakan akan mengembalikan US$10 juta yang dipinjamnya.

Sementara itu, Senat AS kembali mengeluarkan US$484 miliar dana bantuan pandemi kemarin untuk mendukung program bantuan bisnis kecil, membayar pengujian virus Corona dan membantu rumah sakit yang dibanjiri oleh pasien.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

stimulus Donald Trump

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top